Kupang (ANTARA) - Bank NTT siap memberikan kredit atau pembiayaan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam mengembangkan usaha pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"NTT memiliki banyak destinasi wisata menarik yang mampu menarik untuk dikunjungi wisatawan Nusantara maupun mancanegara sehingga dibutuhkan dukungan fasilitas penginapan yang memadai sehingga wisatawan merasa nyaman selama berwisata di NTT," kata Direktur Utama Bank NTT, Izak Eduard Rihi di Kupang, Rabu (6/11).

Izak Eduard Rihi menegaskan hal itu dalam keterangan pers terkait sinergitas antara Pemerintah Provinsi NTT dan Bank NTT.

Menurut Izhak Eduard Rihi dukungan pembiayaan yang dilakukan Bank NTT sebagai bank milik pemerintah Nusa Tenggara Timur, berupa menyiapkan kredit dana bagi pelaku usaha wisata diberbagai destinasi wisata unggulan di NTT.

Baca juga: Jamkrindo jamin 28.000 debitur UMKM
Baca juga: Izin UMKM akan digratiskan Pemkot Kupang

"Kami akan memberikan bantuan kredit usaha untuk pembangunan fasilitas penginapan bagi masyarakat yang memiliki lahan di sekitar lokasi wisata," tegasnya.

Izhak Eduard Rihi didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu serta Komisaris Independen, Semuel Djoh bahwa Bank NTT memberikan bantuan kredit pembangunan fasilitas wisata guna mendorong pembangunan sektir wisata di NTT. Direktur Utama Bank NTT, Izak Eduard Rihi (kedua dari kiri) bersama komisaris independen Bank NTT, Semuel Djoh (kiri) bersama Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius A Jemalu ( kanan) saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kupang, Rabu (6/11/2019). (ANTARA FOTO/Benny Jahang)

Menurut dia, pembiayaan kredit dari Bank NTT berupa kredit pembangunan fasilitas penginapan senilai Rp50 juta hingga Rp200 juta lebih.

"Dana itu bisa dimanfaatkan para pelaku usaha wisata untuk pembangunan fasilitas penginapan untuk kebutuhan wisatawan yang menginginkan adanya fasilitas penginapan di lokasi wisata yang aman dan nyaman," tegasnya.

Ia mengatakan, Bank NTT telah melakukan survei terhadap beberapa lokasi wisata yang potensial di NTT seperti di Moni, Kabupaten Ende, Soa, Kabupaten Ngada, taman wisata Riung, Lamalera di Kabupaten Lembata, serta sejumlah lokasi wisata di Pulau Sumba dan Timor.

Baca juga: Kemenpar latih para pelaku UMKM di Labuan Bajo
Baca juga: Jamkrindo jamin 28.000 debitur UMKM

Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2024