Kupang (Antara NTT) - Vice President (VP) ICT Network PT Telkomsel Area Jawa-Bali Ali Imran mengatakan bencana alam tanah longsor telah ikut berkontribusi terhadap kualitas jaringan yang sering menggangu komunikasi pengguna seluler.

"Saat ini, di kilometer 12 Ende Flores, Nusa Tenggara Timur menuju Bima, Nusa Tenggara Barat kabel serat optik putus akibat tanah longsor, sehingga komunikasi dalam area Jawa-Bali lumpuh total," katanya di Kupang, Sabtu.

Mantan Vice President (VP) ICT Network PT Telkomsel Area Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan itu menjelaskan hal tersebut menanggapi gangguan jaringan Telkomsel dalam beberapa hari terakhir di Kupang, Flores dan Bali.

"Dalam beberapa hari terakhir ini para pengguna jasa Telkomsel di kawasan timur Indonesia terutama Bali-Nusa Tenggara tidak nyaman karena bencana alam tanah longsor mengakibatkan kabel jaringan ikut putus," katanya.

Ia menambahkan saat ini, pihak Telkom dan Telkomsel tengah berada di lokasi bencana untuk melakukan perbaikan dan diharapkan dalam waktu yang tidak lama lagi komunikasi akan kembali normal.

Sebelumnya, ujar dia, kejadian serupa juga melanda wilayah Maumere-Flores hingga Makassar dan Kendari, sehingga komunikasi juga menjadi gelap akibat bencana alam tanah longsor berdampak pada kabel dan serat optik.

Telkomsel Regio Bali-Nusra pada Sabtu (8/4) petang menggelar Jalan Pesta Rakyat yang dikemas dalam beberapa kegiatan, seperti jalan sehat, pelatihan daring bagi 200 UMKM di Kupang, festival kuliner, undian dan hiburan yang disemarakkan oleh jawara ajang pencarian bakat Indonesian Rising Star, Andmesh Kamaleng di Waterpark Kupang.

Kegiatan itu sekaligus mempromosikan produk 4G Telkomsel ini diberi tema Pesta Rakyat Tsel 4G, Jalan Sehat with Andmesh dan Grup Band RAN.

"Acara ini diberi nama Pesta Rakyat Tsel 4G, Jalan Sehat with Andmesh & RAN, karena pada kesempatan itu dilaunching Produk Telkomsel 4G ibu kota kabupaten (IKK) Area Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT," katanya pula.

Kegiatan yang terbuka untuk warga Kota Kupang dan sekitarnya, diawali dengan penyerahan sepeda motor sampah dan tandon air kepada Pemerintah Provinsi NTT.

Semua kegiatan itu salah satu bentuk apresiasi kepada masyarakat khususnya pelanggan Telkomsel di Kupang dan sekitarnya.

Menurutnya, para pelanggan telah berkontribusi dan mendukung Telkomsel selama ini, hingga dapat terus eksis di dunia telekomunikasi Tanah Air sehingga perlu diapresiasi dengan menggelar kegiatan ini.

"Memang apresiasi lain dari Telkomsel berupa pengadaan 2.000 Base Transceiver Station termasuk di lingkungan tempat tinggal dan aktivitas masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan komunikasi dan informasi di era digital lifestyle saat ini," katanya pula.

Hadir pada kesempatan itu Wagub NTT Benny A Litelnoni, anggota Komisi I DPR RI Hanafi, Telkomsel Area Bali-Nusra dan Grapari Kupang serta undangan lainnya.

Pewarta : Hironimus Bifel
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2024