500 APD bantuan pusat tiba di Kupang
Sejumlah prajurit TNI AU membawa kardus berisikan alat kesehatan untuk penanganan COVID-19 dari Shanghai, China yang diangkut dengan pesawat C-130 Hercules TNI AU dari Skadron Udara 32 Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh Malang setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (23/3/2020). Bantuan alat kesehatan untuk penanganan COVID-19 dari Shanghai, China tersebut terdiri dari disposable mask, masker N95, alat pelindung diri, kacamata pelindung, sarung tangan, pelindung sepatu, hingga termometer infrared.(ANTARA FOTO/Benny Jahang)
"Betul hari ini akan tiba di Kupang 500 lebih paket APD yang didistribusikan dari pemerintah pusat," kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, ketika ditemui ANTARA di Kantor Gubernur NTT, Selasa, (24/3).
Baca juga: Pesawat khusus mobilisasi tenaga medis tangani COVID-19 di NTT
Menurut dia, alat pelindung diri yang dialokasikan untuk NTT itu nantinya didistribusikan ke sejumlah rumah sakit rujukan penanganan kasus virus Corona penyebab COVID-19.
Beberapa rumah sakit di provinsi berbasis kepulauan ini yang ditargetkan mendapat bantuan sarana APD seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof.Dr. W.Z. Johannes Kupang, RSUD Dr. TC Hilers, RSUD Komodo.
Menurut mantan Ketua Fraksi DPR-RI dari Partai NasDem ini, pemerintah NTT juga akan mendistribusikan bantuan APD ke sejumlah rumah sakit di Pulau Sumba, Flores, Alor dan Timor yang memiliki potensi untuk menangani kasus COVID-19.
Baca juga: ASN dan DPRD di NTT agar berhenti keluar daerah cegah COVID-19
"Rumah sakit yang memiliki potensi menangani pasien COVID-19 menjadi target untuk mendapat bantuan fasilitas APD ini," kata Viktor.
Informasi yang diperoleh ANTARA menyebutkan 500 paket APD bantuan dari Pemerintah Pusat itu tiba di Bandara Udara El Tari Kupang pada pukul 11.30 WITA.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo perintahkan semua dapur MBG wajib dilengkapi alat sterilisasi
06 October 2025 12:18 WIB
Kejagung belum tetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka karena masih perlu alat bukti
16 July 2025 6:27 WIB
Peneliti TII: Penahanan Hasto Kristiyanto murni penegakan hukum karena kecukupan alat bukti
22 February 2025 9:06 WIB
Pemkab Mabar harap penyuluh KB gencar sosialisasi alat kontrasepsi
13 September 2024 19:28 WIB, 2024
Presiden Jokowi bilang jangan sampai alkes tak berguna karena kurang dokter
06 May 2024 12:38 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Menko Pangan: Penerima MBG menjangkau 60 juta orang, SPPG capai 22.091 unit
29 January 2026 13:36 WIB
378 pendaftar lolos seleksi administrasi calon anggota KIP periode 2026--2030
27 January 2026 8:35 WIB