Garuda batal mendarat di bandara Ende
Senin, 23 April 2018 15:35 WIB
GM Garuda Indonesia Cabang Kupang Yudi M Fulkan (ANTARA Foto/dok)
Kupang (AntaraNews NTT) - Pesawat Garuda Indonesia dengan rute penerbangan dari Bandara Komodo Labuan Bajo-Ende-Kupang, Senin (23/4) dilaporkan batal mendarat di Bandara Haji Hasan Aroeboesman Ende karena cuaca buruk.
GM Garuda Kupang, Yudi Fulkan yang dikonfirmasi Antara di Kupang, Senin (23/4), membenarkan bahwa pesawat tidak bisa mendarat karena alasan keselamatan penerbangan.
"Iya, pesawat batal mendarat karena cuaca ekstrim di Ende. Kecepatan angin 35 knot. Ini masalah keamanan penerbangan," katanya menjelaskan.
Emanuel Lamawatun, penumpang tujuan Kupang mengaku, pesawat sudah siap mendarat di Ende, tetapi batal. Pesawat sempat berputar tetapi kemudian kami kembali ke Bandara Komodo di Labuan Bajo.
Dia mengatakan, sesuai dengan pemberitahuan dari petugas maskapai, penerbangan baru akan dilanjutkan pada Selasa (24/4) pagi.
Nike Ruwa dari Pos Meteorologi Ende melalui grup BMKG menjelaskan, pada pukul 10.30 WITA terjadi angin kencang dengan kecepatan maksimum 35 knots (64,82 km/jam).
"Tadi pukul 10.30 WITA, terjadi angin kencang dengan kecepatan maksimum 35 knots (64,82 km/jam) yang teramati di Pos Meteorologi Ende," katanya.
Baca juga: Pemprov NTT dorong Garuda buka rute Kupang-Dili Garuda Indonesia
Sementara pesawat Garuda dari Labuan Bajo yang hampir mendarat pada pukul 10.38 WITA.
Pesawat kemudian naik kembali dan sempat holding sekitar 20-30 menit, hingga akhirnya kembali ke Labuan Bajo karena kondisi angin masih kencang, katanya menjelaskan.
Kondisi saat ini sudah cukup membaik, dengan kecepatan angin maksimum 21-25 knots (31-46 km/jam).
Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo yang dikonfirmasi terpisah terkait cuaca di Ende mengatakan, setiap hari BMKG sudah menyampaikan secara umum peringatan dini NTT.
Peringatan ini ini berkaitan dengan, cuaca apa saja yang akan terjadi, dan peringatan dini secara spesifik wilayah Ende masuk dalam jangkauan radar Maumere, kata Ota Welly Jenni Thalo.
GM Garuda Kupang, Yudi Fulkan yang dikonfirmasi Antara di Kupang, Senin (23/4), membenarkan bahwa pesawat tidak bisa mendarat karena alasan keselamatan penerbangan.
"Iya, pesawat batal mendarat karena cuaca ekstrim di Ende. Kecepatan angin 35 knot. Ini masalah keamanan penerbangan," katanya menjelaskan.
Emanuel Lamawatun, penumpang tujuan Kupang mengaku, pesawat sudah siap mendarat di Ende, tetapi batal. Pesawat sempat berputar tetapi kemudian kami kembali ke Bandara Komodo di Labuan Bajo.
Dia mengatakan, sesuai dengan pemberitahuan dari petugas maskapai, penerbangan baru akan dilanjutkan pada Selasa (24/4) pagi.
Nike Ruwa dari Pos Meteorologi Ende melalui grup BMKG menjelaskan, pada pukul 10.30 WITA terjadi angin kencang dengan kecepatan maksimum 35 knots (64,82 km/jam).
"Tadi pukul 10.30 WITA, terjadi angin kencang dengan kecepatan maksimum 35 knots (64,82 km/jam) yang teramati di Pos Meteorologi Ende," katanya.
Baca juga: Pemprov NTT dorong Garuda buka rute Kupang-Dili Garuda Indonesia
Sementara pesawat Garuda dari Labuan Bajo yang hampir mendarat pada pukul 10.38 WITA.
Pesawat kemudian naik kembali dan sempat holding sekitar 20-30 menit, hingga akhirnya kembali ke Labuan Bajo karena kondisi angin masih kencang, katanya menjelaskan.
Kondisi saat ini sudah cukup membaik, dengan kecepatan angin maksimum 21-25 knots (31-46 km/jam).
Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo yang dikonfirmasi terpisah terkait cuaca di Ende mengatakan, setiap hari BMKG sudah menyampaikan secara umum peringatan dini NTT.
Peringatan ini ini berkaitan dengan, cuaca apa saja yang akan terjadi, dan peringatan dini secara spesifik wilayah Ende masuk dalam jangkauan radar Maumere, kata Ota Welly Jenni Thalo.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Proliga 2026 - LavAni mengunci tempat grand final Proliga 2026 seusai libas Garuda 3-0
12 April 2026 9:11 WIB
Proliga 2026 - Bhayangkara Presisi rebut kemenangan kedua usai kandaskan Garuda Jaya
04 April 2026 21:51 WIB
Proliga 2026 - LavAni kokoh di puncak klasemen usai tundukkan Garuda Jaya
08 February 2026 20:56 WIB
Seskab: Pertemuan Prabowo dengan Dirut Garuda untuk perbesar maskapai nasional
03 February 2026 14:28 WIB
Proliga 2026 - Samator yakin bekuk Garuda Jaya di laga akhir putaran pertama
29 January 2026 5:59 WIB
Proliga 2026 - Garuda Jaya buat kejutan kalahkan juara bertahan Bhayangkara Presisi
25 January 2026 8:58 WIB