
Undana menjadi lokasi seleksi SMA Unggul Garuda wilayah NTT

Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menjadi lokasi pelaksanaan tes seleksi SMA Unggul Garuda untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Undana dipercaya karena memiliki fasilitas komputer yang sangat baik. Selain digunakan untuk kebutuhan internal seperti UTBK, fasilitas ini juga terbuka bagi pihak eksternal untuk pelaksanaan tes berbasis digital,” kata Ketua Panitia Lokasi (Panlok) Seleksi SMA Unggul Garuda NTT Hendro Soepranoto di Kupang, Rabu.
Dia mengatakan 193 peserta tingkat sekolah menengah pertama (SMP) mengikuti ujian berbasis komputer digelar di laboratorium lantai dua dan tiga Gedung ICT Center Undana.
Ia mengatakan pemilihan ICT Center Undana didasarkan pada kesiapan komputer berstandar tinggi serta sistem pengawasan yang memadai.
Ia menjelaskan setiap perangkat komputer dilengkapi sistem pengawasan terintegrasi guna mendukung pelaksanaan ujian yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Dia mengatakan Undana juga menyiapkan tenaga teknisi serta pengawas profesional untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan lancar, tanpa kendala teknis.
Mayoritas peserta seleksi berasal dari wilayah daratan Timor, terutama Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), meskipun pendaftaran program tersebut dibuka secara nasional.
Program SMA Unggul Garuda merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk menjaring serta membina talenta muda berprestasi di bidang sains dan teknologi.
Program itu untuk menyiapkan generasi muda Indonesia agar mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di tingkat global.
Kepercayaan pemerintah kepada Undana sebagai lokasi seleksi menunjukkan kesiapan perguruan tinggi tersebut dalam mendukung agenda peningkatan kualitas pendidikan nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Melalui penyelenggaraan seleksi tersebut, Undana menegaskan bahwa infrastruktur pendidikan di daerah mampu memenuhi standar kebutuhan ujian nasional berbasis teknologi.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
