Emas stabil di sesi Asia
Senin, 6 Desember 2021 9:40 WIB
Seorang karyawan menyortir emas batangan di Pabrik Pemisahan Emas dan Perak Austria 'Oegussa' di Wina, Austria. ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger/am.
Bengaluru (ANTARA) - Harga emas bertahan stabil di sesi perdagangan Asia pada Senin, (6/12) pagi, karena pelaku pasar mempertimbangkan prospek pembelian aset era pandemi oleh Federal Reserve AS akan berakhirnya lebih cepat setelah data menunjukkan pasar tenaga kerja dengan cepat mengetat.
Di pasar spot, emas sedikit berubah diperdagangkan di 1.783,91 dolar AS per oounce pada pukul 00.38 GMT. Sementara itu, emas berjangka AS menguat 0,1 persen menjadi diperdagangkan di 1.785,00 dolar AS per ounce.
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya naik tipis 0,1 persen, meningkatkan harga emas untuk pembeli yang memegang mata uang lainnya.
Pembuat kebijakan Fed tampaknya akan mempercepat penghentian pembelian aset mereka ketika mereka bertemu akhir bulan ini, karena mereka menanggapi pengetatan pasar tenaga kerja dan bergerak untuk membuka pintu bagi kenaikan suku bunga lebih awal dari yang mereka proyeksikan.
Pertumbuhan lapangan kerja AS sangat melambat pada November, tetapi tingkat pengangguran turun ke level terendah 21 bulan di 4,2 persen.
Pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tanpa suku bunga.
Ukuran aktivitas industri jasa-jasa AS secara tak terduga naik pada November mencapai rekor tertinggi karena bisnis mendorong perekrutan, tetapi ada sedikit tanda bahwa kendala pasokan berkurang dan harga tetap tinggi.
Pembuat kebijakan bank sentral Inggris Michael Saunders, yang memberikan suara untuk kenaikan suku bunga bulan lalu, mengatakan pada Jumat (3/12) bahwa dia menginginkan informasi lebih lanjut tentang dampak varian baru virus corona Omicron sebelum memutuskan bagaimana memberikan suara bulan ini.
Baca juga: Emas jatuh 8,7 dolar setelah pernyataan Powell
Aktivitas bisnis zona euro mengalami percepatan bulan lalu tetapi kenaikan itu mungkin bersifat sementara karena pertumbuhan permintaan melemah dan kekhawatiran tentang varian Omicron mengurangi optimisme, sebuah survei menunjukkan pada Jumat (3/12).
Baca juga: Emas melemah karena sentimen risiko pulih
Logam mulia lainnya di pasar spot, perak naik 0,3 persen menjadi diperdagangkan di 22,57 dolar AS per ounce. Platinum naik 0,8 persen menjadi diperdagangkan di 939,78 dolar AS per ounce, sementara paladium naik 0,7 persen menjadi diperdagangkan di1.821,49 dolar AS.
Di pasar spot, emas sedikit berubah diperdagangkan di 1.783,91 dolar AS per oounce pada pukul 00.38 GMT. Sementara itu, emas berjangka AS menguat 0,1 persen menjadi diperdagangkan di 1.785,00 dolar AS per ounce.
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya naik tipis 0,1 persen, meningkatkan harga emas untuk pembeli yang memegang mata uang lainnya.
Pembuat kebijakan Fed tampaknya akan mempercepat penghentian pembelian aset mereka ketika mereka bertemu akhir bulan ini, karena mereka menanggapi pengetatan pasar tenaga kerja dan bergerak untuk membuka pintu bagi kenaikan suku bunga lebih awal dari yang mereka proyeksikan.
Pertumbuhan lapangan kerja AS sangat melambat pada November, tetapi tingkat pengangguran turun ke level terendah 21 bulan di 4,2 persen.
Pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tanpa suku bunga.
Ukuran aktivitas industri jasa-jasa AS secara tak terduga naik pada November mencapai rekor tertinggi karena bisnis mendorong perekrutan, tetapi ada sedikit tanda bahwa kendala pasokan berkurang dan harga tetap tinggi.
Pembuat kebijakan bank sentral Inggris Michael Saunders, yang memberikan suara untuk kenaikan suku bunga bulan lalu, mengatakan pada Jumat (3/12) bahwa dia menginginkan informasi lebih lanjut tentang dampak varian baru virus corona Omicron sebelum memutuskan bagaimana memberikan suara bulan ini.
Baca juga: Emas jatuh 8,7 dolar setelah pernyataan Powell
Aktivitas bisnis zona euro mengalami percepatan bulan lalu tetapi kenaikan itu mungkin bersifat sementara karena pertumbuhan permintaan melemah dan kekhawatiran tentang varian Omicron mengurangi optimisme, sebuah survei menunjukkan pada Jumat (3/12).
Baca juga: Emas melemah karena sentimen risiko pulih
Logam mulia lainnya di pasar spot, perak naik 0,3 persen menjadi diperdagangkan di 22,57 dolar AS per ounce. Platinum naik 0,8 persen menjadi diperdagangkan di 939,78 dolar AS per ounce, sementara paladium naik 0,7 persen menjadi diperdagangkan di1.821,49 dolar AS.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK menyita emas hingga uang asing senilai Rp40,5 miliar pada kasus barang KW
06 February 2026 7:23 WIB
Menpora memuji Kontingen Indonesia bawa pulang 135 medali emas dari APG 2025
26 January 2026 15:22 WIB
APG 2025 - Rafli dan Novia tambah dua emas untuk Indonesia lewat para judo
23 January 2026 17:56 WIB
ASEAN Para Games 2025: Siti Alfiah sumbang emas pertama dari para renang dalam
21 January 2026 11:57 WIB
Pemerintah menargetkan empat Sekolah Garuda baru mulai beroperasi tahun ini
14 January 2026 11:22 WIB