Gelombang setinggi 4 meter berpotensi terjadi di ntt
Rabu, 18 Juli 2018 15:40 WIB
Gelombang setinggi 4 meter berpeluang terjadi di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur.
Kupang (AntaraNews NTT) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi gelombang setinggi 2 hingga 4 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) selama dua hari ke depan.
"Potensi gelombang setinggi 4 meter terjadi di perairan Selat Sumba, perairan selatan Pulau Sumba dan Samudera Hindia di selatan NTT," demikian informasi perkembangan cuaca yang disampaikan BMKG melalui group WhatsApp di Kupang, Rabu (18/7).
BMKG juga memberikan peringatan agar masyarakat mewaspadai adanya potensi gelombang setinggi tiga meter di perairan Laut Sawu. Sementara potensi gelombang setinggi 2.5 meter terjadi di Selat Sape.
Potensi gelombang setinggi dua meter di perairan selatan Kupang hingga Pulau Rote dan Laut Timor, selatan Nusa Tenggara Timur.
Menurut prediksi yang disampaikan BMKG, di wilayah stasiun maritim Kupang, umumnya angin bertiup dari arah timur-tenggara dengan kecepatan dua hingga lima Skala Beaufort. Karena itu, masyarakat terutama nelayan dan kapal-kapal kecil harus waspada.
Potensi gelombang ini bisa mencapai dua kali lipat dari prakiraan BMKG. Perkiraan adanya potensi gelombang ini berlaku mulai Rabu, (18/7) pada pukul 08:00 WITA sampai dengan Jumat (19/7/) pukul 20:000 WITA.
Baca juga: BMKG : Kapal kecil diminta waspadai gelombang
Baca juga: Gelombang tinggi akibat tekanan rendah
"Potensi gelombang setinggi 4 meter terjadi di perairan Selat Sumba, perairan selatan Pulau Sumba dan Samudera Hindia di selatan NTT," demikian informasi perkembangan cuaca yang disampaikan BMKG melalui group WhatsApp di Kupang, Rabu (18/7).
BMKG juga memberikan peringatan agar masyarakat mewaspadai adanya potensi gelombang setinggi tiga meter di perairan Laut Sawu. Sementara potensi gelombang setinggi 2.5 meter terjadi di Selat Sape.
Potensi gelombang setinggi dua meter di perairan selatan Kupang hingga Pulau Rote dan Laut Timor, selatan Nusa Tenggara Timur.
Menurut prediksi yang disampaikan BMKG, di wilayah stasiun maritim Kupang, umumnya angin bertiup dari arah timur-tenggara dengan kecepatan dua hingga lima Skala Beaufort. Karena itu, masyarakat terutama nelayan dan kapal-kapal kecil harus waspada.
Potensi gelombang ini bisa mencapai dua kali lipat dari prakiraan BMKG. Perkiraan adanya potensi gelombang ini berlaku mulai Rabu, (18/7) pada pukul 08:00 WITA sampai dengan Jumat (19/7/) pukul 20:000 WITA.
Baca juga: BMKG : Kapal kecil diminta waspadai gelombang
Baca juga: Gelombang tinggi akibat tekanan rendah
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG ajak masyarakat waspadai potensi gelombang tinggi 4 meter di perairan NTT
21 January 2026 11:55 WIB
BMKG: Waspadai gelombang tinggi 2,5 meter hingga 14 Januari 2026 di perairan NTT
10 January 2026 16:24 WIB
BMKG: Waspadai potensi gelombang setinggi 2,5 meter di sejumlah perairan NTT
02 January 2026 10:12 WIB
BMKG: Gelombang tinggi di perairan Labuan Bajo akibat pengaruh bibit siklon 96S
28 December 2025 6:18 WIB
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di laut NTT hingga 2 Desember
29 November 2025 11:20 WIB
BMKG: Waspadai potensi gelombang setinggi 2,5 meter pada 24-27 November di NTT
24 November 2025 12:17 WIB
BMKG: Waspadai hujan petir banjir rob dan gelombang laut 4 meter pada Kamis
20 November 2025 12:25 WIB
BMKG mengimbau nelayan-pelaku wisata Labuan Bajo waspada awan Cumulonimbus
10 November 2025 17:39 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Festival Lamaholot lolos KEN 2026 dan diyakini dongkrak pariwisata Lembata
27 January 2026 20:45 WIB