Polisi tangkap belasan remaja tawuran dan lempar botol
Senin, 30 Mei 2022 14:31 WIB
Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga pelajar SMP dan SMA yang diduga hendak tawuran di Kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/5/2022) dini hari. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Jakarta (ANTARA) - Polsek Metro Tanah Abang menangkap sedikitnya 11 remaja yang diduga terlibat dalam tawuran dan aksi saling lempar botol serta petasan di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Senin, (30/5/2022) dini hari.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Metro Tanah Abang AKP Fiernando Ardiansyah menjelaskan, belasan remaja tersebut lalu dites urine dan pendalaman lebih lanjut atas kasusnya.
"Sudah diamankan kurang lebih delapan sampai sebelas orang. Usianya kebanyakan masih anak-anak di bawah 18 tahun, masih pelajar," kata Fiernando saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Fiernando mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab tawuran tersebut. Apalagi ada aksi saling lempar botol dan petasan pada kejadian tersebut.
Dari hasil keterangan warga, tawuran di Jalan Petamburan 5, Tanah Abang, Jakarta Pusat, itu terjadi pukul 00.05 WIB.
"Kita mendapat info dari warga bahwa (tawuran) sudah pecah. Kemudian anggota patroli langsung merapat ke TKP dan langsung dibubarkan," kata dia.
Polsek Tanah Abang memastikan tidak ada rumah warga rusak maupun korban luka-luka akibat tawuran ini.
Insiden tawuran warga itu sebelumnya sempat terekam dan viral di media sosial. Dari video yang diunggah akun @merekamjakarta, kedua kelompok warga saling menyerang dengan melemparkan batu dan terdengar suara petasan serta kembang api
Baca juga: Polisi amankan pelaku tawuran Johar Baru
Salah satu warga yang terlibat tawuran bahkan terlihat mengambil sejumlah botol kosong kemudian dilemparkan ke arah kelompok warga lainnya.
Baca juga: Polisi tahan 13 pendukung calon bupati terlibat tawuran
Saat polisi mendatangi lokasi, terlihat warga berhamburan. Bahkan ada perlawanan sebelum aksi kejar-kejaran antara polisi dan remaja yang terlibat tawuran.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Metro Tanah Abang AKP Fiernando Ardiansyah menjelaskan, belasan remaja tersebut lalu dites urine dan pendalaman lebih lanjut atas kasusnya.
"Sudah diamankan kurang lebih delapan sampai sebelas orang. Usianya kebanyakan masih anak-anak di bawah 18 tahun, masih pelajar," kata Fiernando saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Fiernando mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab tawuran tersebut. Apalagi ada aksi saling lempar botol dan petasan pada kejadian tersebut.
Dari hasil keterangan warga, tawuran di Jalan Petamburan 5, Tanah Abang, Jakarta Pusat, itu terjadi pukul 00.05 WIB.
"Kita mendapat info dari warga bahwa (tawuran) sudah pecah. Kemudian anggota patroli langsung merapat ke TKP dan langsung dibubarkan," kata dia.
Polsek Tanah Abang memastikan tidak ada rumah warga rusak maupun korban luka-luka akibat tawuran ini.
Insiden tawuran warga itu sebelumnya sempat terekam dan viral di media sosial. Dari video yang diunggah akun @merekamjakarta, kedua kelompok warga saling menyerang dengan melemparkan batu dan terdengar suara petasan serta kembang api
Baca juga: Polisi amankan pelaku tawuran Johar Baru
Salah satu warga yang terlibat tawuran bahkan terlihat mengambil sejumlah botol kosong kemudian dilemparkan ke arah kelompok warga lainnya.
Baca juga: Polisi tahan 13 pendukung calon bupati terlibat tawuran
Saat polisi mendatangi lokasi, terlihat warga berhamburan. Bahkan ada perlawanan sebelum aksi kejar-kejaran antara polisi dan remaja yang terlibat tawuran.
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur NTT lempar kesalahan kepada pemkab terkait pengelolaan kelor
17 February 2020 15:40 WIB, 2020
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Kejagung: Beberapa Kajari diamankan karena tak profesional tangani perkara
27 January 2026 15:12 WIB