Pengusaha dan warga Timor Leste harap bebas visa masuk Indonesia
Minggu, 26 Juni 2022 19:24 WIB
Sejumlah pejabat negara baik dari Indonesia dan Timor Leste berpose bersama saat Peringatan 20 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia dan Timor Leste di Oecusse. ANTARA/Kornelis Kaha
Oecusse, Timor Leste (ANTARA) - Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste di Dili Okto Dorinus Manik mengatakan bahwa pengusaha dan warga Timor Leste meminta pemerintah Indonesia membebaskan visa masuk ke Indonesia.
"Mereka meminta agar bebas visa diberlakukan juga bagi warga negara tersebut, seperti bebas visa bagi masyarakat Indonesia yang ingin masuk ke Timor Leste," kata Okto Dorinus Manik di Oecusse, yang kini dikenal dengan RAEOA wilayah enclave Timor Leste, Minggu, (26/6/2022).
Okto mengemukakan hal itu pada forum bisnis dan investasi unggulan perbatasan Indonesia dan Timor Leste dengan tema Menuju Perbatasan yang Unggul memperingati 20 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste.
Di samping itu, dalam forum diskusi itu para pengusaha meminta kendaraan truk yang berasal dari Timor Leste tetap boleh masuk ke wilayah Indonesia, seperti kebijakan kendaraan truk yang membawa barang ekspor masuk ke Timor Leste.
Namun, menurut Okto, hal itu akan jadi rekomendasi bersama yang akan ditindaklanjuti ke tingkat pusat.
"Dalam forum bisnis ini, banyak isu yang strategis serta masukan dan telah dijadikan satu rekomendasi yang akan segera ditindaklanjuti," katanya.
Selain itu, dalam forum tersebut juga banyak usulan berupa penggunaan kembali pas lintas batas dan banyak hal yang perlu direvisi selama 20 tahun berjalannya hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste yang kelak akan memudahkan pelaku usaha dalam melakukan bisnis maupun investasi.
Okto puas dengan kegiatan yang diinisiasi oleh mereka karena dari pertemuan itu banyak hal yang belum diketahui oleh para pengusaha kedua negara berkaitan dengan regulasi ekspor impor, khususnya dari wilayah Oecusse dan dari Indonesia.
"Padahal, sudah dimudahkan dengan daring, khususnya kebijakan dari Indonesia. Nah, di forum ini terungkap semua," katanya lagi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Timor Leste Joaquim Amaral mengatakan bahwa pertemuan itu memberikan hasil yang positif.
Akan tetapi, pihaknya juga akan memperbaiki regulasi yang ada sehingga memudahkan para pengusaha dari Timor Leste untuk berinvestasi ke Indonesia.
"Rekomendasi yang telah dihasilkan dari forum telah dicatat dengan baik oleh pemerintah Timor Leste, seperti berkaitan dengan kesulitan perizinan, visa kerja, akan segera dilakukan koordinasi sehingga pelayanan di kedua negara makin lebih baik," katanya.
Baca juga: Timor Leste akui Indonesia banyak membantu pembangunan Oecusse
Baca juga: Ri-Timor Leste sepakat perkuat kerja sama wilayah perbatasan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengusaha dan warga Timor Leste berharap bebas visa masuk Indonesia
"Mereka meminta agar bebas visa diberlakukan juga bagi warga negara tersebut, seperti bebas visa bagi masyarakat Indonesia yang ingin masuk ke Timor Leste," kata Okto Dorinus Manik di Oecusse, yang kini dikenal dengan RAEOA wilayah enclave Timor Leste, Minggu, (26/6/2022).
Okto mengemukakan hal itu pada forum bisnis dan investasi unggulan perbatasan Indonesia dan Timor Leste dengan tema Menuju Perbatasan yang Unggul memperingati 20 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste.
Di samping itu, dalam forum diskusi itu para pengusaha meminta kendaraan truk yang berasal dari Timor Leste tetap boleh masuk ke wilayah Indonesia, seperti kebijakan kendaraan truk yang membawa barang ekspor masuk ke Timor Leste.
Namun, menurut Okto, hal itu akan jadi rekomendasi bersama yang akan ditindaklanjuti ke tingkat pusat.
"Dalam forum bisnis ini, banyak isu yang strategis serta masukan dan telah dijadikan satu rekomendasi yang akan segera ditindaklanjuti," katanya.
Selain itu, dalam forum tersebut juga banyak usulan berupa penggunaan kembali pas lintas batas dan banyak hal yang perlu direvisi selama 20 tahun berjalannya hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste yang kelak akan memudahkan pelaku usaha dalam melakukan bisnis maupun investasi.
Okto puas dengan kegiatan yang diinisiasi oleh mereka karena dari pertemuan itu banyak hal yang belum diketahui oleh para pengusaha kedua negara berkaitan dengan regulasi ekspor impor, khususnya dari wilayah Oecusse dan dari Indonesia.
"Padahal, sudah dimudahkan dengan daring, khususnya kebijakan dari Indonesia. Nah, di forum ini terungkap semua," katanya lagi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Timor Leste Joaquim Amaral mengatakan bahwa pertemuan itu memberikan hasil yang positif.
Akan tetapi, pihaknya juga akan memperbaiki regulasi yang ada sehingga memudahkan para pengusaha dari Timor Leste untuk berinvestasi ke Indonesia.
"Rekomendasi yang telah dihasilkan dari forum telah dicatat dengan baik oleh pemerintah Timor Leste, seperti berkaitan dengan kesulitan perizinan, visa kerja, akan segera dilakukan koordinasi sehingga pelayanan di kedua negara makin lebih baik," katanya.
Baca juga: Timor Leste akui Indonesia banyak membantu pembangunan Oecusse
Baca juga: Ri-Timor Leste sepakat perkuat kerja sama wilayah perbatasan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengusaha dan warga Timor Leste berharap bebas visa masuk Indonesia
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Atase Polri KBRI Dili berikan seminar kepada kapolres Se-Timor Leste
28 January 2025 17:15 WIB, 2025
Serena targetkan kembali datangkan kapal roro mewah rute Kupang-Dili
07 October 2024 19:05 WIB, 2024
Bea Cukai kerahkan 51 petugas dalam rangka kunjungan Paus Fransiskus ke Dili
11 September 2024 9:57 WIB, 2024
Imigrasi Atambua jemput bola layanan paspor jelang kedatangan Paus ke Dili
05 August 2024 14:55 WIB, 2024
Gubernur NTT harapkan AirAsia buka kembali rute penerbangan Kupang-Dili-Darwin
29 November 2023 20:45 WIB, 2023
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Pemerintah kecam kekerasan terhadap Andrie Yunus, tegaskan harus diusut tuntas
14 March 2026 21:17 WIB
Pejabat PBB menyoroti kasus teror air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus
14 March 2026 11:46 WIB