Puskesmas di Nagekeo optimalkan layanan keliling
Sabtu, 30 Juli 2022 15:30 WIB
Tenaga kesehatan Puskesmas Nangaroro di Kabupaten Nagekeo, NTT melaksanakan puskesmas keliling ke rumah masyarakat dalam implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)
Manggarai Barat, NTT (ANTARA) - Puskesmas Nangaroro di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, mengoptimalkan peran dan fungsi dari puskesmas keliling (pusling) dalam implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di wilayah kerja puskesmas tersebut.
"Kami mendatangi langsung masyarakat untuk memantau kesehatan, termasuk pemantauan gizi masyarakat untuk menurunkan angka stunting," kata Kepala Puskesmas Nangaroro dr Maria Fransiska Ndoi ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu, (30/7/2022).
Implementasi PIS-PK telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan PIS-PK.
Dalam pelaksanaan PIS-PK, tenaga kesehatan melaksanakan pusling ke setiap desa dengan pemeriksaan pada seluruh anggota keluarga.
Maria menyebutkan pusling merupakan salah satu cara petugas kesehatan untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga.
Dia berharap kondisi gizi masyarakat juga terpantau di seluruh wilayah desa agar bisa mengalami penurunan angka stunting pada operasi timbang Agustus 2022.
Pengelola Program Promosi Kesehatan Puskesmas Nangaroro Ria Try Fitriana menambahkan terdapat 12 indikator keluarga sehat.
Beberapa di antaranya mengikuti program keluarga berencana (KB), ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, bayi mendapat imunisasi dasar lengkap.
Baca juga: Puskesmas di Nagekeo perluas layanan bagi remaja cegah stunting
Berdasarkan Indeks Keluarga Sehat (IKS) dalam PIS-PK di wilayah Nangaroro per Juni 2022, sebanyak 215 KK masuk dalam kategori sehat dari 4.092 KK. Selanjutnya kategori prasehat berjumlah 2.718 KK dan keluarga tidak sehat sebanyak 729 KK.
Baca juga: Bupati Nagekeo dorong orang muda pertahankan produk lokal
Dia menyebutkan ada indikator penilaian kategori keluarga sehat yang digunakan di sana.
"Kami mendatangi langsung masyarakat untuk memantau kesehatan, termasuk pemantauan gizi masyarakat untuk menurunkan angka stunting," kata Kepala Puskesmas Nangaroro dr Maria Fransiska Ndoi ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu, (30/7/2022).
Implementasi PIS-PK telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan PIS-PK.
Dalam pelaksanaan PIS-PK, tenaga kesehatan melaksanakan pusling ke setiap desa dengan pemeriksaan pada seluruh anggota keluarga.
Maria menyebutkan pusling merupakan salah satu cara petugas kesehatan untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga.
Dia berharap kondisi gizi masyarakat juga terpantau di seluruh wilayah desa agar bisa mengalami penurunan angka stunting pada operasi timbang Agustus 2022.
Pengelola Program Promosi Kesehatan Puskesmas Nangaroro Ria Try Fitriana menambahkan terdapat 12 indikator keluarga sehat.
Beberapa di antaranya mengikuti program keluarga berencana (KB), ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, bayi mendapat imunisasi dasar lengkap.
Baca juga: Puskesmas di Nagekeo perluas layanan bagi remaja cegah stunting
Berdasarkan Indeks Keluarga Sehat (IKS) dalam PIS-PK di wilayah Nangaroro per Juni 2022, sebanyak 215 KK masuk dalam kategori sehat dari 4.092 KK. Selanjutnya kategori prasehat berjumlah 2.718 KK dan keluarga tidak sehat sebanyak 729 KK.
Baca juga: Bupati Nagekeo dorong orang muda pertahankan produk lokal
Dia menyebutkan ada indikator penilaian kategori keluarga sehat yang digunakan di sana.
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB