Gubernur Laiskodat: DIPA 2023 jadi instrumen keberhasilan pembangunan

id NTT,DIPA 2023,DIPA NTT,viktor laiskodat

Gubernur Laiskodat: DIPA 2023 jadi instrumen keberhasilan pembangunan

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat secara simbolis menyerahkan DIPA Provinsi NTT TA 2023 di Kupang, Jumat (9/12/2022) (ANTARA/Benny Jahang)

Dana pembangunan yang dialokasikan untuk NTT sangatlah besar mencapai Rp34,65 triliun sehingga tentu harus menjadi instrumen penilaian keberhasilan pembangunan di NTT pada 2023 nanti...
Kupang (ANTARA) - Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta alokasi transferan ke daerah dan dana desa (TKDD) yang mencapai Rp34,65 triliun harus menjadi instrumen keberhasilan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada 2023.

"Dana pembangunan yang dialokasikan untuk NTT sangatlah besar mencapai Rp34,65 triliun sehingga tentu harus menjadi instrumen penilaian keberhasilan pembangunan di NTT pada 2023 nanti," kata Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam kegiatan penyerahan DIPA dan TKDD Provinsi NTT di Kupang, Jumat  (9/12/2022).

Ia mengatakan dana sebesar Rp34,65 triliun harus digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan pembangunan kesejahteraan masyarakat NTT.

Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan pemerintah kabupaten/kota selama ini terlalu banyak menggunakan anggaran untuk belanja tetapi tidak ada hasil apa-apa karena aparatur pemerintah sangat serius dalam penyelesaian administrasi semata.

"Dana yang dialokasikan setiap tahun seharusnya menjadi instrumen untuk kesejahteraan rakyat. Kita tidak harus bangga dengan penyelesaian administrasi yang baik lalu mendapat penilaian WTP. Tujuan dari adanya dana DIPA dan TKDD untuk kesejahteraan masyarakat NTT," kata Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat.

Menurut dia penggunaan dana harus berujung pada kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.

"Selama ini tujuan pertanggungjawaban administrasi baik tetapi tujuan untuk kesejahteraan masyarakat malah tidak berjalan. Masyarakat NTT sebagian besar petani tetapi dalam perencanaan anggaran untuk modernisasi pertanian sangat rendah akibatnya petani tetap menjadi miskin," tegas Viktor Bungtilu Laiskodat.

Ia mengatakan modernisasi proses pembangunan merupakan hal penting di NTT sehingga percepatan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat bisa cepat terwujud.

Dia berharap Pemerintah kabupaten/kota di NTT untuk terus berupaya membangun sektor pertanian, peternakan maupun sektor pariwisata yang memiliki kontribusi besar terhadap percepatan pembangunan ekonomi masyarakat.

Dia menegaskan apabila para kepala daerah dan wakil kepala daerah pintar dalam mengolah secara baik sektor pertanian, pariwisata dan peternakan maka kesejahteraan masyarakat bisa terwujud.

"Tetapi kalau kepala daerahnya hanya selalu berada di kantor untuk urusan administrasi maka masyarakatnya tetap menjadi miskin. Para kepala daerah harus rajin turun kelapangan agar lebih inovatif dalam melakukan berbagai terobosan dalam pembangunan," kata Viktor Bungtilu Laiskodat.

Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat berharap agar dalam pengelolaan anggaran DIPA TA 2023 dilakukan tepat sasaran sesuai yang telah ditentukan dalam pengelolaan anggaran.

Baca juga: Gubernur Laiskodat: Perkuat langkah 4K untuk pengendalian inflasi

Baca juga: Laiskodat umumkan tak maju pada pilgub 2024