
Utusan PDIP NTT Bertemu Benny Litelnoni

Kupang (Antara NTT) - Lima orang utusan dari DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur, Selasa, bertemu dengan Wakil Bupati Timor Tengah Selatan Benny Litelnoni di SoE untuk "meminangnya" agar dapat mendampingi Frans Lebu Raya dalam Pemilu Gubernur NTT 2013.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Vinsen Pata ketika dikonfirmasi di Kupang, Selasa, membenarkan hal itu, dan mengatakan tim lima dari DPD PDI Perjuangan NTT itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Kristo Blasin dan Sekretaris Nelson Matara.
"Tim lima tersebut bertemu dengan Pak Benny (Litelnoni) untuk menyampaikan hasrat partai agar dirinya dapat mendampingi calon gubernur NTT dari PDI Perjuangan Frans Lebu Raya pada Pemilu Gubernur NTT 2013 mendatang," katanya menjelaskan.
Frans Lebu Raya yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur NTT periode 2008-2013 dan juga Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, masih "kesulitan" mendapatkan calon pendamping setelah pasangan akrabnya, Esthon L Foenay memilih jalan untuk maju menjadi calon gubernur NTT periode 2013-2018.
Sikap politik yang ditunjukkan Esthon L Foenay yang juga Wakil Gubernur NTT serta Ketua DPD Partai Gerindra NTT itu, saat Frans Lebu Raya mengharapkannya untuk tetap bertahan bersamanya dalam slogan politik "Fren Jilid II".
Namun, harapan Frans Lebu Raya itu seakan "tertelan seketika" tatkala Esthon L Foenay menyampaikan hasratnya untuk maju menjadi orang nomor satu NTT lewan layanan pesan singkat (SMS).
Meskipun demikian, Vincen Pata dengan tangkas dan diplomatis mengatakan PDI Perjuangan NTT sama sekali tidak merasa kesulitan untuk mencari calon pendamping Frans Lebu Raya pengganti Esthon L Foenay yang memilih "cerai" untuk tidak meneruskan "Fren Jilid II".
"Kami menghormati hak politik Pak Esthon (Foenay) yang memilih jalan `cerai` di ujung pengharapan, karena beliau juga memiliki niat politik untuk maju menjadi calon gubernur dari partai yang dipimpinnya Gerindra," ujarnya.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT Nelson Matara yang dihubungi melalui pesan singkat mengakui sedang berada di SoE, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) untuk beraudiens dengan Benny Litelnoni.
"Kami sudah di Soe, lagi pertemuan," katanya singkat ketika dikonfirmasi soal pertemuan tim lima dari DPD PDI Perjuangan NTT dengan calon pendamping Frans Lebu Raya, Benny Litelnoni.
Tunda Rakerda
Secara terpisah, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPD PDI Perjuangan NTT Gusty Beribe mengatakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDI Perjuangan NTT untuk membahas dan menetapkan calon gubernur dan wakil gubernur NTT masih tertunda dari jadwal yang disepakati 4-5 Oktober 2012.
Rakerda DPD PDI Perjuangan NTT, kata dia, baru akan digelar setelah Rakernas partai berlambang kerbau gemuk bermulut putih dalam lingkaran itu pada 12 Oktober 2012.
"Rakerda masih tertunda karena masih harus disesuaikan dengan pelaksanaan Rakernas pada 12 Oktober ini," kata Beribe dan menegaskan penundaan Rakerda tersebut tidak ada kaitannya dengan persiapan calon pendamping Frans Lebu Raya karena sudah ada beberapa nama yang disiapkan untuk mendampingi Lebu Raya.
"Kalau soal calon pendamping Lebu Raya, biarkan semuanya berproses sesuai dengan mekanisme partai dan mekanisme partai itu ada di forum Rakerda yang akan digelar setelah Rakernas," katanya menjelaskan.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
