
BMKG: Hujan guyur mayoritas kota besar

...Potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang; angin puting beliung; bahkan hujan es dapat terjadi sewaktu-waktu
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan ringan hingga lebat yang diprediksi mengguyur mayoritas kota besar di Indonesia.
Di wilayah timur Indonesia, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Manokwari. Kemudian, langit berawan umumnya terjadi di Kota Ternate, Ambon, dan Jayapura.
Berdasarkan analisis citra satelit, BMKG melaporkan ada pertumbuhan awal signifikan di wilayah utara ekuator, yaitu di wilayah Natuna, Kepulauan Riau, dan Sumatera bagian utara.
Prediksi angin lapisan permukaan di wilayah Indonesia sebagian besar masih bertiup dari arah timur sampai dengan barat daya dengan kecepatan berkisar antara 10 sampai dengan 40 kilometer per jam.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang dengan kecepatan lebih dari 50 kilometer per jam di wilayah Aceh, Sumatera bagian selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan bagian utara, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Barat.
"Suhu udara di kota-kota besar di Indonesia berkisar antara 20 sampai dengan 35 derajat Celsius dengan kelembaban udara berkisar antara 45 sampai dengan 100 persen," pungkas Prakirawan BMKG Idhan Abubakar.
Baca juga: Masyarakat Matim diminta waspadai angin kencang
Baca juga: BMKG : Mayoritas daerah berpotensi alami hujan lebat
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor:
Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
