Logo Header Antaranews Kupang

UNBK Terkendala Infrastruktur

Sabtu, 21 Januari 2017 15:37 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang Imanuel Buan
Kendala infrastruktur seperti jaringan internet dan fasilitas komputer yang belum mendukung pelaksanaan UNBK di Kabupaten Kupang.

Oelamasi (Antara NTT) - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang Imanuel Buan mengatakan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di daerah ini masih terkendala infrastruktur.

"Secara jujur kami harus mengatakan bahwa pelaksanaan UNBK tahun 2017 ini belum bisa dilaksanakan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur," katanya kepada Antara di Oelamasi, Sabtu.

Menurut dia, kendala infrastruktur seperti jaringan internet dan fasilitas komputer yang belum mendukung pelaksanaan UNBK di Kabupaten Kupang.

Ia mengatakan Kabupaten Kupang sudah memiliki sembilan sekolah yang mempunyai fasilitas komputer, namun penguasaan IT belum sepenuhnya oleh siswa pada sekolah tersebut.

"Untuk fasilitas komputer sudah tersedia di sembilan sekolah, sedangkan untuk lembaga pendidikan lainnya belum punya, sehingga tidak memungkinkan untuk pelaksanaan UNBK," ujarnya.

Ia mengatakan, sekalipun sembilan sekolah memiliki fasilitas komputer namun belum didukung akses internet untuk menyelengarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Menurut dia, dalam pertemuan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajid Efendy telah membahas berbagai kendala terkait rencana pelaksanakan UNBK tahun 2017.

"Dalam rapat bersama itu telah diputuskan daerah di Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang tidak memiliki fasilitas komputer ditunda melaksanakan UNBK. Guru-guru di daerah akan diberikan pelatihan tentang penggunaan IT," katanya.

Ujian Nasional tahun 2017 di Kabupaten Kupang, kemungkinan besar masih menggunakan sistem manual atau berbasis kertas, karena infrastruktur pendukungnya seperti komputer dan jaringan internet belum ada.

Ia mengatakan dalam kaitan dengan Ujian Nasional, pemerintah Kabupaten Kupang telah melakukan validasi data siswa dan sekolah terkait pelaksanaan UN sebagai tahap awal untuk menentukan proses pelaksanaan ujian nasional di Kabupaten Kupang.

Menurut dia, peserta ujian nasional untuk SMP tercatat 6.600 orang termasuk siswa di enam sekolah baru yang pertama kali melaksanakan ujian nasional tahun 2017.

Sedangkan untuk sekolah sadar (SD) di Kabupaten Kupang peserta ujian nasional sebanyak 9.000 orang siswa.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026