Mendikbud nilai Belu sukses selenggarakan UNBK

id mendikbud

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Dr Muhadjir Effendi (ANTÀRA FOTO/Endang Sukarelawati)

Pelaksanaan UNBK tingkat SMP di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur dinilai sukses oleh Mendikbud Muhadjir Effendi meski baru pertama kali dilakukan.
Kupang (ANTARA) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur yang dinilainya telah sukses menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Walaupun baru pertama kali menyelenggarakan UNBK, saya melihat semua berjalan lancar dan sukses dalam penyelenggaraannya,” kata Mendikbud Muhadjir Effendi dalam keterangan pers yang diterima Antara Kupang, Rabu (24/4).

Terdapat empat sekolah di Kabupaten Belu yang menyelenggarakan UNBK, yakni SMP Negeri 1 Atambua yang mengunakan fasilitas komputer di SMA Negeri 1 Atambua, SMP Negeri 2 Atambua menyelenggarakan UNBK dengan menggunakan fasilitas komputer di SMK Negeri 1 Atambua.

Selanjutnya, SMP Bina Karya Atambua dan Madrasah Tsanawiyah Al-Muthmainnah Atambua yang juga menyelenggarakan UNBK.

“Ini contoh kerja sama yang baik dengan memanfaatkan ‘resource sharing’ Saya apresiasi betul sekolah-sekolah tersebut yang menyelenggarakan UNBK,” ujar Mendikbud.

Mendikbud berkomitmen akan terus memerhatikan ketersediaan sarana dan prasarana teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di daerah-daerah terpencil.

Baca juga: Wakil Bupati Kupang pantau pelaksanaan UNBK-UNBKP

Pada tahun 2019, kata Mendikbud, lembaga yang dipimpinnya akan memberikan fasilitas TIK kepada tiga sekolah di Kabupaten Belu, yaitu SMPN 1 Atambua, SMPN 2 Atambua, dan SMP Bina Karya Atambua.

“Masing-masing sekolah akan mendapatkan 20 unit komputer dan satu unit server, yang akan disalurkan pada Agustus 2019,” ujarnya.

“Saya berharap bersama-sama Pemerintah Kabupaten Belu dapat memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di kabupaten ini, sehingga tahun mendatang sekolah penyelenggara UNBK dapat lebih banyak lagi,” ujar Mendikbud.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Belu Marsianus Loe Mau mengatakan penyelenggaraan UNBK, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan berjalan lancar, dan tidak ditemukan hambatan.

“Pelaksanaan UNBK, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan berjalan normal, tidak ada hambatan,” katanya.

Peserta UNBK di Kabupaten Belu berjumlah 1.086 siswa, sedangkan peserta Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) berjumlah 3.381 orang. Sementara untuk lingkup Provinsi NTT, peserta UNBK 32.863 siswa, dan UNKP 80.714 orang.

Baca juga: 14. 792 siswa SD dan SMP di Kota Kupang siap UNBK
Baca juga: 6.632 siswa SMP Kota Kupang ikuti UNBK
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar