Kendalikan Harga Cabai Dengan Operasi Pasar

id Cabai

Operasi pasar merupakan salah satu cara untuk menekan harga cabai merah saat ini yang kini sudah mencapai harga Rp150.000/kg.

Cabai merah menjadi komoditi yang sangat mahal saat ini, karena sangat dibutuhkan dalam mengolah makanan di Indonesia.
Kupang (Antara NTT) - Pengamat ekonomi dari Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang Dr Thomas Langoday, SE,M.Si mengatakan salah satu solusi untuk mengendalikan harga cabai di pasaran saat ini adalah dengan sistem operasi pasar.

"Operasi pasar merupakan cara terbaik dalam upaya menekan harga cabai merah di Indonesia yang kini masih bertengger pada posisi Rp100.000-Rp120.000/kg," katanya kepada Antara di Kupang, Selasa.

Dekan Fakultas Ekonomi Unwira Kupang itu mengatakan cabai merah menjadi komoditi yang sangat mahal saat ini, karena sangat dibutuhkan dalam mengolah makanan di Indonesia.

Menurut dia, publik telah mengetahui bahwa lembaga yang berkompeten dengan urusan operasi pasar adalah Bulog, meskipun mekanismenya harus berdasarkan permintaan kepala daerah setempat.

Walaupun harus melalui mekanisme seperti itu, kata dia, Bulog wajib untuk melakukan operasi pasar untuk menekan tingkat harga cabai merah yang kini sudah bergerak naik menjadi Rp150.000/kg.

"Ini langkah jangka pendek yang perlu dilakukan selain langkah lain yang tengah dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui gerakan memanfaatkan pekarangan dan Gerakan Tanam Cabai (Gertam Cabai) di Kantor Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Jakarta," ujarnya.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, potensi lahan pekarangan yang ada di Indonesia mencapai 10,3 juta hektar.

Bila lahan tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal, dirinya optimistis dapat menyelesaikan permasalahan kenaikan harga beberapa komoditas.

"Tadi kami rapat bersama Ketua PKK, kami akan menggencarkan program pemanfaatan pekarangan secara masif seperti beras dan jagung. Kami akan memanfaatkan seluruh BPTP melakukan pembibitan seperti cabai, sayur, dan buah-buahan tertentu yang diperuntukkan perkarangan rumah tangga yang memungkinkan untuk ditanami," kata Amran.

Ia mengatakan komoditi pangan cabai terutama jenis merah kecil di sejumlah pasar modern dan tradisional dalam Kota Kupang dan sekitarnya hingga awal pekan ini (18/1) masih bertahan dengan harga Rp120 ribu atau belum juga turun harga.

Pantauan di Pasar Kasih Naikoten Kupang menunjukkan masih bertahannya harga komoditi tersebut seperti Cabai merah kecil masih dijual dengan harga Rp120 ribu per kilogram.

Sedangkan cabai merah kriting dilepas dengan harga Rp110.000, sementara cabai nerah besar Rp100 ribu per kilogram.
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar