Logo Header Antaranews Kupang

Wawali Kota Kupang mengajak remaja temukan jati diri dan masa depan

Sabtu, 25 Oktober 2025 03:47 WIB
Image Print
Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis saat memberikan arahan dalam sesi motivasi kepada peserta dalam kegiatan Teens Conference 2025 di Kupang, Jumat, (24/10/2025). ANTARA/HO-Pemkot Kupang

Kupang, NTT (ANTARA) - Wakil Wali (Wawali) Kota Kupang Serena Francis mengajak para remaja untuk menemukan jati diri dan membangun masa depan sebagai generasi berkarakter di tengah arus perkembangan zaman yang serba digital.

“Kita ini generasi yang cerdas secara digital, tapi jangan biarkan ketakutan dan perbandingan sosial menghambat masa depan kita. Gunakan teknologi untuk berkarya, bukan untuk membandingkan diri,” kata Serena di Kupang, NTT, Jumat.

Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan Teens Conference 2025 yang digelar Dareto Academy di Aula Komodo Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, sebagai ajang pembentukan karakter dan pengembangan diri bagi remaja Kota Kupang.

Serena menilai generasi muda, khususnya Gen Z, memiliki kekuatan besar di bidang teknologi dan kreativitas, tetapi menghadapi tantangan berupa kecemasan dan kebingungan akibat banjir informasi digital.

Ia menyinggung pula fenomena sosial yang mengkhawatirkan di kalangan pelajar, seperti eksploitasi anak dan meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kota Kupang.

“Ini menjadi panggilan bagi semua pihak, baik guru, orang tua, pemerintah, dan masyarakat untuk hadir mendampingi generasi muda,” ujarnya.

Selain itu, Serena juga menyoroti terobosan Pemerintah Kota Kupang melalui Saboak Sunday Market di Taman Nostalgia yang kini menjadi ruang kreatif dan ekonomi bagi UMKM muda.

Program tersebut telah menggandeng lebih dari 100 pelaku usaha lokal dengan perputaran ekonomi mencapai Rp3,8 miliar sejak dimulai pada Juni 2025.

“Kita ingin anak muda Kupang berani berkreasi dan ikut menghidupkan ekonomi kota,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Dareto Academy Nike Ndaumanu menyampaikan bahwa lembaganya telah beroperasi selama tiga tahun di Kota Kupang sebagai lembaga pendidikan informal yang berfokus pada pengajaran Bahasa Inggris.

“Kami sangat bersyukur dapat menghadirkan Teens Conference 2025 yang pertama kali digelar di Kota Kupang. Ke depan, Dareto Academy menargetkan untuk berkembang menjadi pusat pembelajaran di NTT,” ujar Nike.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diikuti oleh pelajar dari berbagai SMP dan SMA di Kota Kupang dan diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalakan semangat, menggali potensi, dan membangun masa depan bersama.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026