Logo Header Antaranews Kupang

Undana ajak sivitas akademika memanfaatkan peluang beasiswa Erasmus+ International Mobility

Selasa, 25 November 2025 12:59 WIB
Image Print
Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof Annytha I. R. Detha (kanan) saat memberikan keterangan pers di Kupang beberapa waktu lalu. ANTARA/Kornelis Kaha

Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) mengajak seluruh sivitas akademika mulai dari dosen, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan untuk memanfaatkan peluang emas pertukaran akademik ke Eropa melalui Program Erasmus+ International Mobility Tahun 2026.

Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof Annytha I. R. Detha kepada wartawan di Kupang, Selasa, mengatakan telah menginstruksikan kepada seluruh dekan fakultas dan direktur pascasarjana untuk segera menyosialisasikan peluang ini kepada seluruh sivitas akademika.

"Pendaftaran Erasmus+ 2026 telah dibuka sejak 12 November 2025 dan akan ditutup pada 19 Februari 2026," katanya.

Dia menjelaskan Erasmus+ adalah program unggulan Uni Eropa yang mendukung pendidikan, pelatihan, pemuda, dan olahraga.

Program ini menawarkan peluang international mobility berupa pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen (teaching mobility), dan pelatihan profesional bagi staf (training mobility) antara perguruan tinggi di Uni Eropa termasuk Jerman dengan universitas mitra di luar Uni Eropa termasuk Indonesia.

"Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi akademik, memperluas jejaring internasional, serta memperkuat pemahaman lintas budaya bagi peserta dari Indonesia," jelasnya.

Seluruh skema mobilitas Erasmus+ didanai penuh oleh Uni Eropa, meliputi biaya perjalanan senilai EUR 23 hingga EUR 1.500 tergantung jarak negara tujuan.

Sementara untuk biaya hidup bagi mahasiswa berkisar antara EUR 700—EUR 900 per bulan, kemudian untuk dosen/staf pada rentang EUR 140—EUR 180 per hari.

Skema yang dapat dimanfaatkan antara lain student mobility atau pertukaran mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 untuk memperoleh kredit semester dan staff mobility atau mengajar dan pelatihan profesional.

Undana menegaskan sudah memiliki mitra kerja sama internasional dengan beberapa universitas di Eropa.

"Pihak kampus berharap dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dapat mempersiapkan proposal serta dokumen pendukung sejak dini sebelum batas waktu pengajuan pada 19 Februari 2026 mendatang," tegasnya.

Dia juga menyampaikan link khusus bagi yang berminat dengan program tersebut,dapat mengakses laman panduan resmi Erasmus+ https://erasmus-plus.ec.europa.eu/.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026