Logo Header Antaranews Kupang

Pemkot Kupang memperkuat sinkronisasi program pendidikan dasar 2026

Senin, 19 Januari 2026 18:27 WIB
Image Print
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo berpose bersama para peserta dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Kerja Bidang Pendidikan Dasar Tahun 2026, di Kupang, Senin (19/1/2026).  ANTARA/Yoseph Boli Bataona

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program pendidikan dasar 2026 guna meningkatkan efektivitas perencanaan, ketepatan anggaran, serta kualitas layanan pendidikan di sekolah.

“Seluruh pemangku kepentingan pendidikan harus fokus pada tujuan utama peningkatan mutu layanan pendidikan, tanpa terlalu banyak rencana cadangan yang justru mengurangi konsentrasi dan keseriusan,” kata Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Kerja Bidang Pendidikan Dasar bersama Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah Jenjang SD dan SMP/MTs se-Kota Kupang Tahun 2026, di Kupang, Senin.

Christian menyoroti pentingnya keakuratan data pendidikan, khususnya pengisian Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Menurutnya, data yang valid akan berdampak langsung pada ketepatan perencanaan dan alokasi anggaran pendidikan.

“Data harus diisi sesuai kondisi riil. Jangan dimanipulasi. Kalau data salah, maka anggaran dan bantuannya juga tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Terkait pengelolaan anggaran, ia menekankan agar perencanaan dan penggunaan dana, termasuk Dana BOS, dilakukan berdasarkan kebutuhan riil sekolah (bottom-up), bukan kepentingan tertentu.

“Laporan Dana BOS harus disusun dan diverifikasi setiap bulan guna mencegah penumpukan administrasi dan potensi penyalahgunaan anggaran,” katanya.

Ia juga menekankan peran kepala sekolah sebagai pemimpin di satuan pendidikan untuk mencegah segala bentuk kekerasan di sekolah, baik fisik, verbal, maupun seksual, serta memastikan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, khususnya transformasi digital dalam dunia pendidikan.

“Dunia sudah berubah. Kita tidak bisa meminta angin berhenti, tetapi kita bisa mengubah arah layar. Pendidikan harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Christian berharap kegiatan koordinasi dan sinkronisasi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memajukan kualitas pendidikan di Kota Kupang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Okto Naitboho menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menyatukan persepsi, mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya, serta menyinkronkan program kerja pendidikan dasar tahun anggaran 2026.

“Rapat koordinasi ini diikuti oleh 255 peserta, terdiri dari pengawas sekolah serta kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Kupang, dan dilaksanakan selama dua hari, 19-20 Januari 2025,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Jhoni Rihi, para pengawas sekolah, kepala sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta, serta jajaran terkait.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026