Logo Header Antaranews Kupang

OJK: Plt Dirut BEI nantinya dipilih dari jajaran direksi existing

Jumat, 30 Januari 2026 16:58 WIB
Image Print
Jajaran pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam Konferensi Pers di Gedung, BEI, Jakarta, Jumat (30/01/2026) (Antara/ Muhammad Heriyanto)

Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dipilih dari jajaran direksi BEI yang tengah menjabat saat ini (existing).

"Kalau itu memang dari direksi, kan itu mekanisme rutin atau reguler ya. Pada saat Dirut tidak ada, tentu dari salah satu Direktur akan diangkat, dan menjadi pejabat sementara," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar di Gedung BEI, Jakarta, Jumat.

Terkait direksi BEI yang berpotensi akan ditunjuk, Mahendra mengatakan bahwa hal tersebut terdapat proses internalnya, atau bukan bagian dari kewenangannya.

"Ada proses internalnya. Itu bukan kewenangan saya," ujar Mahendra.

Sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan, OJK akan menunjuk Plt Dirut BEI untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan pengambilan keputusan strategis serta stabilitas operasional bursa.

Ia mengatakan, penunjukan Plt Dirut tersebut, akan dilakukan oleh jajaran direksi BEI yang saat ini masih menjabat.

"Tentunya itu sudah diatur di Anggaran Dasar di Bursa Efek Indonesia dan ini masih dalam proses. Jadi, itu penambahannya nanti akan ditunjuk oleh Board of Directors (BOD) daripada IDX," ujar Inarno.

Terkait periode penunjukan, pihaknya memastikan akan dilakukan secepatnya dalam waktu dekat.

"Segera, segera, tentunya segera," ujar Inarno.

Sebagai informasi, jajaran direksi BEI saat ini yang berpotensi diangkat menjadi Plt Dirut, diantaranya Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Irvan Susandy, dan Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Kristian Sihar Manullang

Kemudian, Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Sunandar, Direktur Pengembangan Jeffrey Hendrik, serta Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum: Risa Effennita Rustam

Direktur Utama BEI Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya.

Iman mengatakan, pengunduran diri yang dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini.

"Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin. menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman.

Terkait proses administrasi, Iman mengatakan, akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar (AD) yang berlaku.

"Administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara PLT yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru," ujar Iman.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ketua OJK: Plt Dirut BEI akan dipilih dari jajaran direksi existing



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026