
Mendiktisaintek: Kualitas riset menentukan persaingan kampus RI di dunia

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan kualitas dan dampak riset perguruan tinggi di Indonesia menjadi penentu persaingan di tingkat global.
"Menjadi universitas berkelas dunia tidak bisa dicapai hanya dengan reputasi atau tradisi keunggulan semata. Dunia pemeringkatan hari ini sangat jelas menunjukkan bahwa kualitas dan dampak riset adalah penentu utama," kata Mendiktisaintek Brian Yuliarto saat memberikan orasi ilmiah pada Sidang Terbuka Dies Natalis Universitas Indonesia (UI) ke-76 yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.
Ia menegaskan Presiden memerintahkan Kemendiktisaintek agar perguruan tinggi unggul di Indonesia mampu menembus peringkat 100 besar di dunia jika ingin bersaing dengan kampus-kampus berkualitas di tingkat global.
"Prestasi ini akan menjadi pemicu kemajuan seluruh perguruan tinggi di Indonesia," ujar Mendiktisaintek.
Ia menegaskan berbagai kajian internasional menunjukkan lebih dari 70 persen penilaian universitas kelas dunia ditentukan oleh kualitas hasil penelitian dan kontribusi penelitian tersebut pada ilmu pengetahuan, yaitu publikasi dan sitasi.
"Indonesia, termasuk UI, telah mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah publikasi ilmiah selama hampir satu dekade terakhir. Meski begitu kita harus jujur mengakui bahwa tantangan terbesar kita masih pada kualitas hasil penelitian yang tercermin pada nilai sitasi per fakultas dan dampak global dari riset," kata Mendiktisaintek.
Oleh karena itu, menurutnya, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk bukan hanya memproduksi lebih banyak publikasi, melainkan memastikan bahwa riset dan inovasi dari universitas relevan dengan agenda global, terhubung dalam jejaring internasional, dan memberikan dampak nyata bagi ilmu pengetahuan, industri, dan masyarakat.
Keberhasilan negara maju untuk membangun universitas kelas dunia, seperti China misalnya, dibentuk dengan kerja keras yang tidak parsial, tetapi melalui strategi jangka panjang yang terencana, konsisten, dan terintegrasi.
"Universitas unggul lahir dari ekosistem yang kuat, bukan dari kerja individual yang terpisah-pisah," ucap Mendiktisaintek Brian Yuliarto.
Dalam rangka meningkatkan kontribusi riset tersebut, lanjut dia, pemerintah terus hadir dengan kebijakan nasional yang kuat, dimana universitas bergerak dengan fokus pada bidang unggulan strategis membangun klaster, memperkuat kolaborasi internasional, dan memastikan riset terhubung langsung dengan kebutuhan industri serta kebutuhan pembangunan nasional.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendiktisaintek: Kualitas riset tentukan persaingan kampus RI di dunia
Pewarta : Lintang Budiyanti Prameswari
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
