Kupang, NTT (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) terus meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah melalui penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengawas Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Lembata Abdurahman S. Sarabiti dalam keterangan di Kupang, Jumat, mengatakan penguatan tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Lembata 001.
“PKB tidak hanya berorientasi pada kelengkapan administrasi, tetapi harus berdampak nyata pada peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di kelas. Ketika PKB dan PKG berjalan selaras, maka manfaatnya akan langsung dirasakan oleh peserta didik,” ujarnya.
Ia menjelaskan pelatihan PKB merupakan bagian dari program strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan profesionalisme pendidik dan mutu pembelajaran madrasah secara berkesinambungan.
“PKB adalah proses pembelajaran berkelanjutan bagi guru yang harus direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi secara sistematis oleh pimpinan madrasah,” ujarnya selaku narasumber kegiatan.
Menurutnya, PKB yang dikelola dengan baik akan mendorong guru menjadi lebih reflektif, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan belajar peserta didik. Selain meningkatkan kinerja guru, PKB juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah.
Abdurahman menekankan peran strategis kepala madrasah dan kepala urusan (kaur) kurikulum sangat menentukan keberhasilan PKB, khususnya dalam meningkatkan kualitas Penilaian Kinerja Guru (PKG) guru MI.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Lembata tersebut diikuti oleh para guru dan Kepala MI dari madrasah negeri dan swasta se-Kabupaten Lembata.
Sementara itu, Kepala MIN Lembata Kasman Said Lamabawa menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pelatihan PKB tersebut.
Menurut dia, kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas pimpinan madrasah dalam membina guru secara berkelanjutan serta menumbuhkan budaya belajar dan refleksi di lingkungan madrasah.
“Melalui kegiatan ini, kepala madrasah dan kaur kurikulum diharapkan mampu mengelola PKB guru secara lebih terarah, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan bagi peserta didik,” katanya.
Pelatihan PKB tersebut mencerminkan komitmen nyata Kemenag Lembata dalam mendampingi dan membina guru madrasah secara berkelanjutan. Dampaknya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh peserta didik melalui peningkatan kualitas pembelajaran, terciptanya suasana kelas yang lebih aktif dan menyenangkan, serta layanan pendidikan madrasah yang semakin bermutu.
Melalui sinergi dalam forum KKM Lembata 001, Kemenag Lembata terus mendorong terwujudnya Madrasah Ibtidaiyah yang unggul, profesional, dan berorientasi pada peningkatan hasil belajar peserta didik.

