Logo Header Antaranews Kupang

Pemkot Kupang mendorong pembentukan karakter lewat Jambore Pramuka

Kamis, 23 April 2026 22:29 WIB
Image Print
Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis berfoto bersama para panitia dan peserta Jambore Cabang VI Gerakan Pramuka Kota Kupang di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua, Kupang, NTT, Kamis (23/4/2026). ANTARA/HO-Pemkot Kupang

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendorong pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan Jambore Cabang VI Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kupang Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua.

Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis di Kupang, Kamis, mengatakan bahwa jambore tersebut bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan ruang pembinaan strategis bagi generasi muda.

“Adik-adik patut bersyukur karena kita menyaksikan kebangkitan pramuka di Kota Kupang. Pemerintah berkomitmen menghidupkan kembali gerakan pramuka serta mendukung para pembina dan pengurus,” ujarnya selaku pembina upacara pembukaan jambore.

Ia menjelaskan melalui kegiatan jambore, peserta dilatih membangun mental yang kuat, kemampuan bekerja sama, komunikasi yang efektif, serta membentuk karakter disiplin, mandiri, tangguh, dan memiliki kepedulian sosial.

Menurutnya, tema kegiatan “Dari Perkemahan Kita Bangun Kota Kupang sebagai Rumah Besar Kita Bersama” relevan dengan kondisi masyarakat Kota Kupang yang majemuk.

“Kota Kupang adalah rumah bagi kita semua yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya, dan golongan. Dalam keberagaman tersebut, kita terus membangun kehidupan yang rukun, damai, dan saling menghargai,” katanya.

Serena juga menegaskan Bumi Perkemahan Fatubena merupakan aset Pemerintah Kota Kupang yang dipersiapkan sebagai pusat kegiatan kepramukaan dengan luas sekitar enam hektare, terdiri atas tiga hektare area perkemahan dan tiga hektare kawasan konservasi.

“Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung gerakan pramuka sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan. Pembangunan generasi muda harus sejalan dengan kesadaran menjaga alam,” ujarnya.

Ia turut mengingatkan pentingnya pengamalan nilai Trisatya dan Dasa Dharma dalam kehidupan sehari-hari, serta mendorong peserta menjadi duta pramuka di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTT Sinun Petrus Manuk mengapresiasi dukungan Pemkot Kupang, khususnya dalam penyediaan lahan perkemahan yang dinilai representatif.

Ia menyebut tidak semua daerah memberikan perhatian khusus dengan menyediakan lahan memadai bagi kegiatan kepramukaan, sehingga langkah Pemkot Kupang dinilai sebagai bentuk komitmen nyata.

Ia juga menyampaikan bahwa Kota Kupang akan menjadi tuan rumah Jambore Daerah ke-10 dengan partisipasi kwartir cabang se-NTT, sehingga peserta jambore cabang didorong untuk berkompetisi secara optimal.

Ketua Panitia Pelaksana Dedy Ballo Wangge mengatakan kegiatan jambore berlangsung pada 22-25 April 2026 dan diikuti 430 peserta, didampingi 52 pembina, serta didukung 75 panitia.

Selanjutnya, sebanyak delapan peserta putra dan delapan putri terbaik akan diseleksi untuk mewakili Kota Kupang pada Jambore tingkat Provinsi NTT pada Juli mendatang.

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus memperkuat kebersamaan, keterampilan, dan komitmen generasi muda dalam membangun Kota Kupang.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat besar dalam memperkuat persaudaraan serta menumbuhkan komitmen generasi muda dalam membangun Kota Kupang,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026