
Imigrasi NTT membagikan buku untuk anak-anak di perbatasan RI-Timor Leste

Kupang (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kantor Imigrasi Atambua membagikan buku dan alat tulis kepada anak-anak di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, tepatnya di Desa Maumutin, Kabupaten Belu.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Saroha Manullang dalam keterangan yang diterima ANTARA di Kupang, Jumat, mengatakan pembagian buku dan alat tulis itu sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan di kawasan tapal batas negara.
Dia menegaskan bahwa kegiatan yang berlokasi tak jauh dari Pos Turiskain tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam mendukung semangat belajar anak-anak di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di perbatasan tetap memiliki semangat tinggi untuk belajar dan meraih cita-cita mereka,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Saroha yang didampingi Pelaksana Harian Kepala Kantor Imigrasi Atambua Nursetya bersama tim membagikan buku tulis dan alat tulis kepada anak-anak sekolah di wilayah perbatasan.
Menurut dia, kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana pendekatan humanis untuk memperkuat rasa kebangsaan masyarakat di wilayah terdepan NKRI.
Ia menjelaskan, gagasan berbagi muncul setelah jajaran imigrasi melakukan kunjungan kerja dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di beberapa titik perbatasan.
Kunjungan tersebut meliputi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan, Pos Lintas Batas Tradisional Haumeniana, hingga Pos Imigrasi Kefamenanu Aplasi di Kabupaten Timor Tengah Utara.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT Arvin Gumilang mengatakan pembagian alat tulis tersebut bertujuan memperkuat ikatan emosional masyarakat perbatasan dengan petugas imigrasi sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya pendidikan sejak dini.
“Anak-anak perbatasan adalah garda terdepan masa depan bangsa. Mendidik mereka berarti menjaga kedaulatan Indonesia untuk generasi yang akan datang,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak di perbatasan untuk terus semangat belajar.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
