Logo Header Antaranews Kupang

Bendungan Rotiklot Terhambat Cuaca

Selasa, 14 Februari 2017 13:34 WIB
Image Print
Konstruksi fisik Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur yang hingga kini baru mencapai 32 persen akibat cuaca buruk.
"Pembangunan fisik Rotiklot dari yang direncanakan 36 persen sekarang baru mencapai 32 persen," kata Marthen Tela.

Kupang (Antara NTT) - Kepala Satuan Kerja Bendungan, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Marthen Tela mengatakan pembangunan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur melambat akibat cuaca buruk akhir-akhir ini.

"Pembangunan fisik Rotiklot dari yang direncanakan 36 persen sekarang baru mencapai 32 persen," katanya saat dihubungi di Kupang, Selasa.

Dia mengatakan perlambatan pembangunan Rotiklot mencapai 4 persen tersebut diakibatkan kondisi cuaca buruk yang terjadi di sekitar lokasi pembangunan.

"Kalau cuaca sudah membaik maka kita akan mulai lagi dengan timbunan inti," katanya pula.

Sementara itu, katanya, pekerjaan beton, lubang penampung, jalan masuk, tetap berjalan meskipun kondisi cuaca belum sepenuhnya normal.

Dia menjelaskan kondisi cuaca buruk tersebut sebelumnya juga sempat menghambat proses pembangunan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang.

Namun, katanya, progres Bendungan Raknamo berjalan lebih cepat dan saat ini sudah mencapai sekitar 87 persen.

"Kita bisa kejar untuk lebih cepat diselesaikan tahun ini sehingga di akhir 2017 kita bisa tutup untuk mulai menampung air," katanya.

Dia mengatakan kondisi cuaca buruk lebih berdampak pada tahapan kerja penimbunan baik di Bendungan Rotiklot maupun Raknamo.

"Sementara untuk pekerjaan lain selain penimbunan tetap dilaksanakan sambil menunggu kondisi cuaca kembali membaik aka bisa dilanjutkan ke penimbunan inti," ujar Marthen Tela.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026