
Persiapan Menjelang TDF 2017

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur melakukan sejumlah persiapan jelang perhelatan akbar Tour de Flores (TDF) yang berlangsung pada Mei 2017.
Kupang (Antara NTT) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur melakukan sejumlah persiapan jelang perhelatan akbar Tour de Flores (TDF) yang berlangsung pada Mei 2017.
"Saat ini kami tengah melakukan sejumlah persiapan berkoordinasi dengan tujuh kabupaten se-daratan Flores dan Kabupaten Lembata untuk kegiatan dimaksud," kata Kepala Disparekraf NTT Marius Ardu Jelamu kepada wartawan di Kupang, Minggu.
Ia mengatakan sejumlah persiapan yang dilakukan yakni melakukan pembagian tugas antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten yang akan dilalui oleh peserta balap sepeda.
Pemerintah provinsi dalam hal ini NTT bekerja sama dengan Event Organizer (EO) bekerja sama dengan Pemda yang jalurnya dilalui para pembalap untuk menyuguhkan kebudayaan-kebudayaan yang menghibur setiap pembalap dan wisatawan yang berkunjung ke NTT.
Lebih lanjut Marius mengatakan, pergelaran event dalam rangka mempromosikan pariwisata NTT ini tuturnya akan mulai digelar pada 9 Mei dengan titik star di Pulau Lembata dan berakhir pada 14 Mei di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores.
Saat berada di Kabupaten Lembata, para pembalap akan disugukan berbagai macam pertujukan kebudayaan dan sejumlah destinasi wisata lainnya, agar memberikan kesan yang tidak terlupakan bagi para pembalap.
Ia mengharapkan agar TDF kedua ini memberikan dampak yang positif bagi pariwisata NTT mengingat pada 2017 ini pihaknya menargetkan jumlah kunjungan wisatawan baik ke provinsi yang terkenal dengan Pulau Komodonya itu akan naik 30 persen dari jumlah kunjungan wisatawan pada 2016 yang mencapai 882.395 orang.
Jumlah tersebut dengan rincian 769.962 wisatawan nusantara, dan 112.433 adalah wisatawan manca negara (wisman). Jumlah tersebut naik 20 persen dari tahun sebelumnya.
Untuk mengejar target tersebut, pemerintah NTT tengah mengadakan aneka kegiatan berskala nasional dan internasional di berbagai pulau. Menurut Marius, sejumlah agenda seni budaya digelar seperti festival tenun ikat dan parade 1001 kuda di Pulau Sumba yang telah di mulai pada Sabtu (18/2) kemarin.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
