Parlemen NTT bulatkan tekad pertahankan nilai-nilai Pancasila

id DPRD NTT

Parlemen NTT bulatkan tekad pertahankan nilai-nilai Pancasila

Ketua sementara DPRD NTT, Yunus Takandewa. (ANTARA FOTO/Bernadus Tokan)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Timur (NTT) membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Kupang (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Timur (NTT) membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

"Dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila," demikian salah satu butir Ikrar DPRD NTT yang dibacakan Ketua Sementara DPRD NTT, Yunus Takandewa pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kupang, Selasa (1/10).

Nilai-nilai Pancasila, kata dia, tetap sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk bersama memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI.

Baca juga: Prajurit Brigif 21/Komodo diharapkan dapat mengimplementasikan semangat Pancasila
Baca juga: Artikel - Pancasila diuji dalam tekanan radikalisme


Memang, diakui, pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rongrongan tersebut dimungkinkan karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan-kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara.

Namun, dengan semangat kebersamaan yang dilandasai nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya NKRI.

Karena itu, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Nilai-nilai Pancasila kata dia, harus tetap sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI. 

Baca juga: Artikel - Bung Karno membingkai Pancasila dari Ende
Baca juga: Mendagri pimpin apel hari Pancasila di Ende
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar