
Dana Desa Turunkan Penduduk Miskin

"Pemerintah merasa yakin program dana desa mampu mengurangi jumlah penduduk miskin karena program ini bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat pedesaan," kata Ayub Titu Eki.
Kupang (Antara NTT) - Bupati Kupang Ayub Titu Eki optimis gencarnya program pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan ekonomi melalui program dana desa mampu mengurangi penduduk miskin di wilayah pedesaan.
"Pemerintah merasa yakin program dana desa mampu mengurangi jumlah penduduk miskin karena program ini bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat pedesaan," katanya di Oelamasi, Rabu, terkait pemanfaatan dana desa di Kabupaten Kupang.
Ia menjelaskan, tahun 2016 Kabupaten Kupang mendapat alokasi dana desa sebesar Rp100 miliar untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi.
"Banyak jalan lingkungan dibangun di desa-desa mengunakan dana desa. Pemerintah Kabupaten Kupang merasakan manfaat program ini karena mampu mengurangi beban pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur pedesaan," kata Titu Eki.
Titu Eki didampingi Kepala Bagian Humas, Stefanus Baha menjelaskan tanpa dana desa pembangunan infrastruktur di 160 desa di Kabupaten Kupang belum bisa terwujud karena pemerintah Kabupaten Kupang memiliki keterbatasan anggaran untuk melakukan pembangunan infrastruktur.
"APBD Kabupaten Kupang sangat terbatas tentu tidak mungkin mampu membiayai pembangunan infrastruktur di 160 desa sekaligus. Melalui dana desa pembangunan infrastruktur dapat terwujud dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," kata Titu Eki.
Dikatakan Titu Eki, pembangunan sektor peternakan juga terus berkembang pesat di daerah ini karena masyarakat muloai mengembangkan usaha paronisasi sapi.
"Usaha paronisasi sapi semakin berkembang di wilayah pedesaan. Dampaknya populasi ternak sapi di Kabupaten Kupang akan semakin meningkat," tegas Titu Eki.
Pada tahun anggaran (TA) 2017 Kabupaten Kupang mendapat alokasi dana desa sebesar Rp128 miliar. Setiap desa mendapat alokasi dana desa sekitar Rp1-Rp1,3 miliar/desa.
Titu Eki mendorong masyarakat di daerah ini untuk mengalokasika sebagian dana desa TA 2017 untuk pembangunan embung berkapasitas kecil, guna mengatasi kelangkaan air bersih untuk kebutukan rumah tangga maupun untuk peternakan saat musim kemarau.
"Sebagian dana desa itu bisa digunakan untuk membangun embung, sehingga masyarakat tidak lagi berteriak kekurangan air bersih ketika musim kemarau, karena sudah memiliki embung," ujar Titu Eki.
Pemerintah Kabupaten Kupang menurut dia, sudah memiliki tiga unit alat berat untuk mendukung pembangunan embung di 160 desa mulai tahun 2017.
Pewarta : Bennidiktus Jahang
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
