
PLBN Harus Tampil Menawan

"PLBN adalah gerbang utama dari rumah kita untuk negeri seberang. Karena itu, beranda depannya harus tampil cantik dan menawan," kata Andre W Koreh.
Kupang (Antara NTT) - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai gerbang utama keluar masuknya barang dan orang ke suatu negara, harus tampil cantik dan menawan agar menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat dari negara tetangga.
Ia mengatakan untuk wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, sudah selesai dibangun tiga PLBN, masing-masing PLBN Mota Ain di Kabupaten Belu, PLBN Metamasin di Kabupaten Malaka serta PLBN Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara yang berbatasan langsung dengan wilayah kantung (enclave) Timor Leste, Oecusse..
"Saat ini, PLBN-PLBN tersebut sedang dalam proses finishing sehingga diharapkan pada 2018 sudah rampung semuanya," kata Andre dan menambahkan bangunan PLBN yang sudah selesai merupakan pelaksanaan tahap I dari zona inti PLBN yang meliputi bangunan utama, bangunan pemeriksaan terpadu, rumah pompa, bangunan gudang sita, "car wash", "check point", serta Hardscape dan Landscape Kawasan.
Tahun ini, Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan PLBN tahap II untuk zona sub inti dan pendukung dengan kotrak multiyears 2017-2018.
Pekerjaannya berupa pembangunan perumahan petugas kepabeanan, keimigrasian, karantina, pengamanan, rumah ibadah, tempat makan, wisma Indonesia, gedung serbaguna, kantor pengelola, serta pekerjaan pendukung lainnya.
"Jadi selain bangunan utama dan pendukung yang ada di kawasan PLBN tersebut, pemerintah juga akan menata kawasan pemukiman, sanitasi dan tempat perputaran ekonomi di sekitar kawasan," katanya.
Pemerintah juga akan membangun pasar agar pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan bisa lebih baik lagi dan warga dapat menggunakannya untuk transaksi sebelum melintasi PLBN tersebut.
Pewarta : Hironimus Bifel
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
