Logo Header Antaranews Kupang

Tahun 2020, Sikka 100 persen berlistrik

Selasa, 3 Desember 2019 11:20 WIB
Image Print
Bupati Sikka Frasnsiskus Roberto Diogo (kiri) menerima bantuan penyambungan listrik gratis untuk warga di Pulau Koja Doi yang diberikan Manajer UP3 Flores Bagian Timur PT PLN (Persero) UIW NTT, Lambas R. Pasaribu (kedua kanan). (ANTARA FOTO/HO-Humas PT PLN UIW NTT)
"Saya terus mendorong untuk memastikan bahwa target 100 persen daerah berlistrik dengan program Sikka Terang 2020 dapat terwujud," kata Fransiskus Roberto Diogo.

Kupang (ANTARA) - Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menargetkan daerahnya yang berada di wilayah bagian timur Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur itu akan teraliri listrik 100 persen pada 2020 melalui program Sikka Terang 2020.

"Saya terus mendorong untuk memastikan bahwa target 100 persen daerah berlistrik dengan program Sikka Terang 2020 dapat terwujud," katanya dalam keterangan tertulis kepada ANTARA di Kupang, Selasa (3/12).

Dia mengapresiasi upaya PLN yang terus bekerja menerangi daerahnya dengan dukungan pembangunan pembangkit dan perluasan jaringan yang eksisting maupun memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) terutama dengan potensi tenaga surya yang dimiliki daerah setempat.

Dia mencontohkan salah satunya seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Koja Doi yang baru diresmikannya beberapa waktu lalu.

Baca juga: PLN NTT siap terangi Pulau Koja Doi
Baca juga: PLN-Indonesia Power kelolah pembangkit EBT di NTT

PLTS tersebut berkapasitas sebesar 190 kWp (kilowatt peak) yang akan dimanfaatkan untuk menerangi sebanyak 200 rumah tangga di Pulau Koja Doi.

"Saya bangga karena Pulau Koja Doi ini salah satu pulau yang akan menjadi destinasi wisata andalan di Sikka sehingga untuk mendukung sektor pariwisata tentu membutuhkan listrik," katanya.

Bupati menegaskan bahwa listrik merupakan bagian dari kebutuhan utama dalam membangun kemajuan kehidupan masyarakat terutama di bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan pariwisata.

Untuk itu, Fransiskus Roberto Diogo meminta pemerintah di tingkat kecamatan dan desa serta masyarakat setempat agar terus memberikan dukungan kepada PLN serta menjaga berbagai fasilitas kelistrikan yang sudah dibangun daerah setempat.

Adapun data yang dihimpun dari PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT menyebutkan, hingga Juli 2019 sebanyak 148 desa di Kabupaten Sikka sudah terlistriki dari jumlah sebanyak 160 desa atau tersisa 12 desa yang belum berlistrik.

Ketersediaan daya listik di Kabupaten Sikka sudah memadai dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Wairita berkapasitas 40 mega watt (MW).

Baca juga: Ribuan KK di perbatasan RI-Timor Leste dapat sambungan listrik gratis
Baca juga: 658 KK di NTT dapat sambungan listrik gratis dari pegawai PLN



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026