Pegawai Bank NTT terpapar COVID-19 karantina mandiri

id NTT,kota kupang

Pegawai Bank NTT terpapar COVID-19 karantina mandiri

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Bank NTT, Alex Riwu Kaho. (Antara/ Benny Jahang)

Kami pastikan tidak ada penularan COVID-19 di Bank NTT
Kupang (ANTARA) - Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Bank NTT, Alex Riwu Kaho mengatakan pegawai Bank NTT yang dilaporkan terpapar virus corona jenis baru atau COVID-19 melakukan karantina mandiri sejak pulang dari Bali pada pekan lalu.

"Sejak pulang dari Bali yang bersangkutan tidak masuk kantor dan langsung melakukan karantina, sehingga tidak melakukan kontak erat dengan karyawan lain di Bank NTT," kata Alex Riwu Kaho dihubungi di Kupang, Sabtu, (3/10).

Alex mengatakan hal itu terkait dampak pelayanan terhadap nasabah Bank NTT setelah salah seorang karyawati pada bank milik pemerintah NTT itu terkonfirmasi positif COVID-19 setelah pulang dari Bali.

Dia mengatakan, karyawati pada Kantor Cabang Kupang (KCK) Bank NTT itu saat ini sedang melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Menurut Alex, sejak pulang dari Bali karyawati tersebut tidak masuk kantor sehingga tidak melakukan kontak dekat dengan karyawan Bank NTT lainnya.

Ia mengatakan, masyarakat Kota Kupang tidak perlu khawatir datang melakukan transaksi apapun di Bank NTT, karena pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu tidak pernah melakukan kontak dekat dengan sesama karyawan maupun anggota keluarganya.

Sehingga ia memastikan kawasan Kantor Bank NTT bebas dari paparan COVID-19.

"Kami pastikan tidak ada penularan COVID-19 di Bank NTT," tegas Alex.

Baca juga: Warga NTT terpapar COVID-19 bertambah jadi 448 orang

Baca juga: Presiden Jokowi: Semangat usaha jangan sampai kendur


Hal senada dikatakan juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kota Kupang, Ernest Ludji bahwa karyawan Bank NTT yang terpapar COVID-19 sedang melakukan karantina mandiri.

"Pasien ini tidak melakukan kontak dengan karyawan lainnya di Bank NTT maupun anggota keluarganya, karena setelah pulang dari Bali langsung melakukan karantina secara mandiri,"tegas Ernest. 

 
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar