ASITA: Wisata Pulau Pasir Mekko perlu dilengkapi jembatan jeti

id NTT,ASITA NTT,Pulau Pasir Mekko,Kabupaten Flores Timur,destinasi API 2020

ASITA: Wisata Pulau Pasir Mekko perlu dilengkapi jembatan jeti

Ketua ASITA Nusa Tenggara Timur Abed Frans (ketiga kanan) berpose bersama sejumlah wisatawan berposes saat berkunjung ke Pulau Pasir Mekko di Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, pada Senin (1/12/2020). (ANTARA/HO-ASITA NTT)

Wisatawan yang datang ke sana bisa betul-betul menikmati wisata air di sana
Kupang (ANTARA) - Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel (ASITA) Provinsi Nusa Tenggara Timur Abed Frans mengemukakan destinasi wisata Pulau Pasir Mekko di Kabupaten Flores Timur perlu dilengkapi dengan sarana jembatan jeti guna mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

"Dengan adanya jembatan jeti maka akan memudahkan wisatawan untuk bertemu dengan masyarakat di Dusun Mekko sehingga aspek community base-nya terakomodir," katanya ketika dihubungi di Kupang, Jumat (4/12).

Ia mengemukakan hal itu berkaitan dengan kondisi infrastruktur pendukung destinasi wisata Pulau Pasir Mekko di Kabupaten Flores Timur, satu satu dari delapan destinasi di NTT yang masuk nominasi Anugera Pesona Indonesia (API) 2020 dengan kategori wisata air terpopuler.

ASITA NTT bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTT serta sejumlah elemen seperti fotografer, blogger, vlogger, dan travel wariting telah mengunjungi ke Pulau Pasir Mekko beberapa waktu lalu dalam rangka tur promosi.

Menurut Abed, daya tarik objek wisata Pulau Pasir Mekko yang berada di bagian timur Pulau Adonara itu sangat indah dan lengkap dengan spot snorkeling dan diving.

"Wisatawan yang datang ke sana bisa betul-betul menikmati wisata air di sana," katanya.

Namun demikian fasilitas penujang masih perlu dibenahi seperti tersedianya jembatan jeti sehingga wisatawan yang datang menggunakan kapal bisa berkunjung ke masyarakat di Dusun Mekko.

"Sarana ini sangat penting agar community base-nya bisa hidup sehingga ada peluang keuntungan bagi masyarakat dari wisatawan yang berkunjung," katanya.

Abed berharap destinasi wisata NTT yang terpilih masuk nominasi API 2020 mendapat perhatian serius dari masing-masing pemerintah daerah dalam hal pembenahan sarana dan prasarana pendukung.

"Akan sangat baik apabila predikat sebagai destinasi terpopuler disusul dengan peningkatan sarana dan prasaran pendukungnya sehingga layak dipasarkan dan dikunjungi wisatawan," katanya.

Baca juga: ASITA-BPPD NTT gelar tur promosi destinasi nominasi API
Baca juga: ASITA NTT dorong anggotanya perkuat promosi destinasi wisata
Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar