Logo Header Antaranews Kupang

PON Papua digelar tanpa penonton

Jumat, 21 Mei 2021 12:09 WIB
Image Print
maskor PON XX Papua 2021.(ANTARA News Papua/HO-PB PON XX Papua)
Kami belum memutuskan apakah akan dihadiri (penonton) atau dibatasi

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal KONI Pusat Ade Lukman mengatakan bahwa ada kemungkinan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua digelar tanpa kehadiran penonton jika situasi pandemi COVID-19 belum menurun.

Menurut Ade, meski masyarakat di sekitar venue sudah mendapat vaksin COVID-19, itu tak menjamin nantinya penonton bakal diizinkan masuk menyaksikan PON Papua, yang bakal berlangsung pada 2-15 Oktober tersebut.

“Kami belum memutuskan apakah akan dihadiri (penonton) atau dibatasi. Kami akan mengikuti perkembangan dan pengarahan dari Satgas COVID-19,” kata Ade saat dihubungi Antara di Jakarta, Jumat, (21/5).

Kendati belum ada kepastian terkait kehadiran penonton, Ade mengatakan panitia penyelenggara sudah menyusun panduan protokol kesehatan pelaksanaan PON Papua guna mencegah berbagai kejadian tak terduga.

PON Papua akan digelar di empat wilayah, yakni Jayapura, Kabupaten Jayapura, Timika, dan Merauke.

Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menginstruksikan supaya masyarakat yang ada di sekitar venue di empat klaster itu mendapatkan vaksin COVID-19 agar mereka dapat turut menyemarakkan pesta olahraga nasional empat tahunan tersebut.

Baca juga: NTT absen CdM Meeting II PON XX Papua 2021


Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan telah menjamin bahwa ketersediaan vaksin COVID-19 yang dibutuhkan sekitar 200 ribu dosis untuk PON Papua aman dan telah masuk dalam alokasi yang dipersiapkan Kemenkes.

Menurut Ade, proses vaksinasi masyarakat di sekitar area pertandingan pun saat ini sudah mulai berjalan.

Baca juga: Berikut 26 nama pesepak bola NTT yang lolos seleksi PON Papua

“Sudah. Sebagai contoh saat kami ke Papua itu ada rapat CdM bulan lalu itu mereka sudah menyiapkan fasilitas vaksinasi. Jadi saya rasa ini sedang berjalan,” tuturnya.

“Target kami belum tahu, tetapi diharapkan Agustus-September ini sudah selesai semua untuk proses vaksinasinya,” pungkas dia.



Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026