PON Papua - Tuan rumah sabet emas pertama tinju setelah kalahkan NTT

id Pon papua,tinju pon,ona antryni paays,tinju putri papua,anggelina niis,tinju putri ntt,tinju pin putri

PON Papua - Tuan rumah sabet emas pertama tinju setelah kalahkan NTT

Ilustrasi (Antara Sumut/ist)

...Ona Paays sukses mengalahkan petinju Nusa Tenggara Timur Anggelina Niis dalam partai final
Jayapura (ANTARA) - Medali emas pertama cabang olahraga tinju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua berhasil dikantungi oleh atlet tuan rumah Ona Antrynis Paays yang menjadi juara di kelas pin putri (-45kg).

Ona Paays sukses mengalahkan petinju Nusa Tenggara Timur Anggelina Niis dalam partai final di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, Rabu, (13/10).

Ona cukup disiplin membangun pertahanan sejak awal laga demi meredam permainan Anggelina yang tampak agresif. Perlahan tapi pasti Ona mulai mengimbangi lawannya lewat beberapa pukulan yang mampu mendarat di kepala Anggelina.

Anggelina juga berusaha tampil agresif di awal ronde kedua, tetapi Ona meresponnya dengan pertahanan yang cukup solid.

Titik balik kemenangan Ona terjadi di pertengahan ronde ketiga, saat ia berhasil mendaratkan pukulan tangan kanan yang sempat membuat Anggelina terjatuh berlutut.

Anggelina memang bisa bangkit melanjutkan pertandingan hingga tiga ronde penuh, tetapi Ona dinyatakan sebagai pemenang lewat kemenangan angka 4-1.

Dengan demikian, Ona sukses memastikan medali emas pertama dari cabang olahraga tinju jadi milik Papua.

Sedangkan Anggelina kembali harus puas hanya mendapatkan medali perak, serupa dengan raihannya dalam PON 2016 lalu. Kala itu ia masih berlaga di kelas layang putri.

Sementara itu petinju Nusa Tenggara Barat Sinta Agustini dan wakil Maluku Utara Metirina Nenohai meraih perunggu bersama dalam kelas pin putri PON Papua.

Cabang olahraga tinju di PON Papua memperebutkan 17 medali yang dibagi menjadi 10 kelas kategori putra dan tujuh kelas kategori putri.

Baca juga: PON Papua - Persaingan shorinji kempo semakin ketat
Baca juga: PON Papua hari ini perebutkan 72 emas dari 12 cabor
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021