8.575 pemudik melalui Pelabuhan Tenau Kupang

id Mudik

Arus mudik Lebaran 2018 di Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Terhitung dari H-15 hingga H-2 hari raya Lebaran tercatat sudah 8.575 penumpang yang naik melalui Pelabuhan Tenau," kata Wilis Aji saat dihubungi Antara di Kupang, Rabu (13/6).
Kupang (AntaraNews NTT) - Kepala Humas PT Pelindo III Tenau Kupang, Wilis Aji mengemukakan jumlah penumpang yang diberangkatkan dari Pelabuhan Tenau Kupang untuk mudik Lebaran 2018 sudah mencapai sekitar 8.575 orang hingga H-2 Idul Fitri 1439 Hijriah.

"Terhitung dari H-15 hingga H-2 hari raya Lebaran tercatat sudah 8.575 penumpang yang naik melalui Pelabuhan Tenau," kata Wilis Aji saat dihubungi Antara di Kupang, Rabu (13/6).

Ia mengatakan, penumpang yang naik melalui Pelabuhan Tenau memanfaatkan jasa angkutan penyeberangan berupa kapal Pelni maupun kapal cepat antarpulau.

Pihaknya mencatat, keseluruhan jumlah penumpang melalui pelabuhan setempat hingga H-3 Lebaran mencapai sebanyak 15.599 orang, terdiri dari penumpang yang naik sebanyak 8.575 orang dan turun 7.024 orang.

Menurut Wilis, jumlah penumpang terkoreksi meningkat dibandingkan periode yang sama pada H-3 Lebaran tahun 2017 lalu yakni penumpang yang naik 6.591 orang dan yang turun 5.937.

Baca juga: Arus mudik di Bandara El Tari naik 17 persen
Mudik Lebaran dengan menggunakan sepeda motor
Ia mengatakan, puncak arus mudik Lebaran di Pelabuhan Tenau sudah terjadi pada H-4 yang dilayani kapal Pelni KM Bukit Siguntang menuju Pelabuhan persinggahan pertama di Lewoleba, Kabupaten Lembata.

"Puncak arus mudik sudah H-4 yang dilayani KM Bukit Siguntang yang membawa penumpang sekitar 2.000 orang," katanya.

Wilis menambahkan, arus mudik di Pelabuhan Tenau sejauh ini terpantau tertap berjalan lancar dan kondisi keamanan masih terjaga dengan baik dengan dukungan aparat TNI-Polri.

Pihak Pelindo bersama berbagai stakeholder lain di pelabuhan yang dikoordinasi Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) telah membentuk posko bersama untuk pengamanan mudik Lebaran 2018.

"Posko gabungan ini sudah dibentuk sejak H-15 untuk menjamin kelancaran mudik Lebaran dan akan tetap siaga hingga 15 hari setelah Lebaran," katanya.

Baca juga: Mudik Lebaran melalui pelabuhan feri meningkat
Arus mudik Lebaran 2018 dari Pelabuhan Penyeberangan Bolok Kupang menuju Aimere, Flores, Senin (11/6) dengan menggunakan KMP Ranaka. (ANTARA Foto/Benny Jahang)
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar