Logo Header Antaranews Kupang

Pertumbuhan ekonomi NTT diperkirakan relatif stabil

Rabu, 5 September 2018 17:21 WIB
Image Print
Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur dalam tahun ini relatif stabil. (ANTARA Foto/Bernadus Tokan)
Bank Indonesia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur masih relatif stabil pada 2018 yakni pada kisaran 4,9-5,3 persen (yoy).

Kupang (AntaraNews NTT) - Bank Indonesia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur masih relatif stabil pada 2018 yakni pada kisaran 4,9-5,3 persen (yoy).

Pertumbuhan ekonomi 2018 diperkirakan masih didorong oleh konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) investasi, demikian hasil kajian ekonomi dan keuangan regional Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diterima Antara di Kupang, Rabu (5/9).

Menurut BI, pertumbuhan komponen konsumsi rumah tangga, terutama didorong oleh maraknya event nasional dan internasional yang diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur (NTT), sepanjang 2018.

Sementara itu pertumbuhan investasi masih didominasi oleh investasi pemerintah untuk pembangunan proyek strategis nasional seperti penyelesaian pembangunan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, wilayah yang berbatasan dengan negara Timor Leste.

Selain kelanjutan pembangunan Bendungan Napungete di Kabupaten Sikka, dan prospek dimulainya pembangunan Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yang akan menjadi bendungan terbesar di NTT.

Investasi swasta diperkirakan terutama masih berasal dari pembangunan ketenagakelistrikan, hotel berbintang dan kelanjutan pengembangan agroindustri perkebunan gula oleh PT. Muria Sumba Manis dan perkebunan lain di Sumba Timur.

Di sisi lain, BI memperkirakan, konsumsi pemerintah melambat sepanjang 2018, salah satunya dipengaruhi oleh tibanya tahun politik pada 2018 sehingga pemerintah cenderung fokus menyukseskan Pemilihan Gubernur - Wakil Gubernur NTT, serta pemilihan bupati-wakil bupati di sepuluh kabupaten di provinsi berbasis kepulauan itu pada 2018.

Baca juga: Pertumbuhan ekonomi NTT melambat
Baca juga: Tingkat pengangguran di NTT turun

Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan NTT Naek Tigor Sinaga (kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan Revitalisasi Pasar Cinta Rupiah yang diterima oleh Komandan Kodim 1604/Kupang Letkol Kav. F.X Aprillia Wicaksono saat dilaksanakannya Operasi Teritorial 2018 di Desa Netemnanu Utara, Kabupaten Kupang, NTT (6/4). (ANTARA Foto/Kornelis Kaha)



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026