GP Ansor NTT kutuk keras bom bunuh diri di Bandung
Kamis, 8 Desember 2022 18:26 WIB
Pemimpin Wilayah GP Ansor NTT Ajhar Jowe. ANTARA/Ho-Dok Ajhar Jowe
Kupang (ANTARA) - Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Nusa Tenggara Timur mengutuk keras ancaman bom bunuh diri di Bandung yang mengakibatkan seorang anggota polisi meninggal dunia dan sejumlah orang mengalami luka-luka.
Pemimpin Wilayah GP Ansor NTT Ajhar Jowe kepada ANTARA di Kupang, Kamis, (8/12/2022) malam menduga kejadian bom bunuh diri jitu ada indikasi untuk menggangu situasi dan kondisi suasana Natal dan Tahun Baru.
“Walaupun bom bunuh diri itu lokasinya di kantor Polisi, namun kami menduga ada kaitannya dengan ingin mengganggu keamanan dan ketertiban di Indonesia jelang Natal dan Tahun Baru,” katanya.
Apalagi ujar dia, pelaku bom bunuh diri tersebut adalah seorang mantan narapidana teroris.
Teroris ujar dia diduga ingin memberikan rasa ketakutan bagi umat Kristiani menjelang Perayaan Natal momen religius umat Kristiani.
“Momen ini menjadi terganggu secara batin bagi umat Kristiani,” ujar dia.
GP Ansor NTT berharap agar, dengan ancaman itu, aparat kepolisian dan petugas keamanan serta seluruh masyarakat bisa menjaga daerah-daerah yang menjadi daerah atau basis umat Kristiani.
Dia pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya di NTT untuk bersama-sama menyatakan perang terhadap aksi terorisme di Indonesia.
Ajhar juga mengajak masyarakat untuk tidak perlu takut dengan berbagai ancaman-ancaman terorisme yang terjadi di Indonesia khususnya di NTT.
Sebelumnya pada Rabu (7/12) kemarin terjadi bom bunuh diri yang mengakibatkan seorang anggota Polisi meninggal dunia dan lainnya luka-luka.
Polisi pun telah mengungkap identitas dari pelaku bom bunuh diri tersebut.
Baca juga: Polisi sebut bom Astanaanyar jenis bom panci rakitan
Baca juga: Kapolda NTT perintahkan jajaran perketat pengamanan di Polres
Pemimpin Wilayah GP Ansor NTT Ajhar Jowe kepada ANTARA di Kupang, Kamis, (8/12/2022) malam menduga kejadian bom bunuh diri jitu ada indikasi untuk menggangu situasi dan kondisi suasana Natal dan Tahun Baru.
“Walaupun bom bunuh diri itu lokasinya di kantor Polisi, namun kami menduga ada kaitannya dengan ingin mengganggu keamanan dan ketertiban di Indonesia jelang Natal dan Tahun Baru,” katanya.
Apalagi ujar dia, pelaku bom bunuh diri tersebut adalah seorang mantan narapidana teroris.
Teroris ujar dia diduga ingin memberikan rasa ketakutan bagi umat Kristiani menjelang Perayaan Natal momen religius umat Kristiani.
“Momen ini menjadi terganggu secara batin bagi umat Kristiani,” ujar dia.
GP Ansor NTT berharap agar, dengan ancaman itu, aparat kepolisian dan petugas keamanan serta seluruh masyarakat bisa menjaga daerah-daerah yang menjadi daerah atau basis umat Kristiani.
Dia pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya di NTT untuk bersama-sama menyatakan perang terhadap aksi terorisme di Indonesia.
Ajhar juga mengajak masyarakat untuk tidak perlu takut dengan berbagai ancaman-ancaman terorisme yang terjadi di Indonesia khususnya di NTT.
Sebelumnya pada Rabu (7/12) kemarin terjadi bom bunuh diri yang mengakibatkan seorang anggota Polisi meninggal dunia dan lainnya luka-luka.
Polisi pun telah mengungkap identitas dari pelaku bom bunuh diri tersebut.
Baca juga: Polisi sebut bom Astanaanyar jenis bom panci rakitan
Baca juga: Kapolda NTT perintahkan jajaran perketat pengamanan di Polres
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BRI membantah disebut tolak pencairan dana PIP bocah yang meninggal di Ngada
12 February 2026 15:16 WIB
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB
Komisi III DPR menolak hukuman mati seorang ayah bunuh pelaku pelecehan anaknya
11 February 2026 13:38 WIB
Kapolda NTT menyalurkan bantuan sosial untuk orang tua bocah yang bunuh diri
05 February 2026 16:19 WIB
KPPPA bersama kepolisian mendalami penyebab anak SD di Ngada NTT akhiri hidup
05 February 2026 15:10 WIB
Kemensos mengirim tim untuk mendampingi keluarga dari kasus anak SD di NTT
04 February 2026 18:31 WIB
DPR nilai kasus siswa SD bunuh diri di NTT jadi momentum atasi kemiskinan struktural
04 February 2026 15:04 WIB
Komisi XIII DPR meminta agar kasus bocah SD bunuh diri di NTT tak terulang lagi
04 February 2026 12:45 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
BNPT: 230 orang ditangkap dalam 2 tahun terakhir karena danai kelompok teroris
13 February 2026 13:09 WIB