Kupang (ANTARA News NTT) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Nae Soi mengharapkan agar pendistribusian pupuk bagi petani jangan terlambat dan harus dipercepat seperti yang sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

"Saya akan memberikan teguran keras jika ada pengiriman pupuk ke petani yang lambat," katanya kepada wartawan di Kupang, Kamis (6/12) berkaitan dengan adanya keluhan dari para petani terkait lambatnya pendistribusian pupuk di beberapa daerah, padahal sudah memasuki awal musim tanam.

Wagub Nae Soi mengatakan, keterlambatan dalam hal pendistribusian pupuk, berpengaruh kepada hasil panen padi itu sendiri.

"Kalau misalnya saya mendapatkan laporan masih ada keterlambatan pendistribusian akan ditindak tegas. Ini penting bagi para petani kita," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pertanian NTT Yohanes Tay Ruba memastikan tidak terjadi kelangkaan pupuk pada awal musim tanam karena mekanisme penyaluran pupuk saat ini masih berjalan baik.

"Sebenarnya selama ini sudah ada mekanisme pendistribusian pupuk. Jadi menurut saya masih lancar-lancar saja pendistribusiannya. Tidak ada yang terlambat sebagaimana dikeluhkan sejumlah petani," katanya.

Ia mengatakan saat ini persediaan pupuk di gudang mencapai 47.000 ton. "Jadi bisa dibilang saat ini masih ada sisa 20 persen pupuk dari kuota yang tersedia di gudang," ujarnya.

Baca juga: Stok Pupuk Masih Aman
Baca juga: Petani Diminta Kurangi Pupuk Urea

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2024