Belu kucurkan Rp3 miliar untuk bantu siswa tidak mampu
Jumat, 22 Desember 2023 15:31 WIB
Bupati Belu Agustinus Taolin. (ANTARA/Benny Jahang)
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Belu di Provinsi Nusa Tenggara Timur telah mengucurkan dana Rp3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023 untuk memberikan beasiswa dan bantuan seragam kepada siswa dari keluarga tidak mampu.
"Pembangunan sektor pendidikan merupakan salah satu program prioritas yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Belu," kata Bupati Belu Agustinus Taolin dalam acara dialog mengenai capaian dan prestasi Kabupaten Belu tahun 2023 yang berlangsung di Kupang, Jumat (22/12).
Ia menyampaikan bahwa ada sekitar 25.000 siswa dari keluarga tidak mampu yang membutuhkan bantuan dari pemerintah di Kabupaten Belu, yang berbatasan dengan wilayah Republik Demokratik Timor Leste.
"Kami terus berupaya mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat dengan memberikan bantuan bagi para siswa tidak mampu sehingga minat belajar meningkat melalui bantuan dana beasiswa dan pakaian seragam, maka jumlah siswa yang putus sekolah menjadi lebih kecil," katanya.
Baca juga: Pemkab Belu salurkan bantuan 200 alat semprot padi ke petani
Baca juga: Pemkab Belu bangun irigasi dukung kedaulatan pangan desa
Pada tahun anggaran 2023, ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Belu mengalokasikan dana Rp3 miliar untuk pengadaan pakaian seragam sekolah serta pemberian beasiswa Rp1.200.000 per tahun per orang bagi siswa dari keluarga tidak mampu.
Menurut dia, program bantuan itu menyasar siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dari keluarga yang tidak mampu, termasuk siswa yang ditinggal orang tua merantau untuk mencari nafkah ke luar daerah.
Selain memberikan bantuan kepada pelajar dari keluarga tidak mampu, Pemerintah Kabupaten Belu berupaya memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan serta meningkatkan kompetensi guru guna meningkatkan mutu pelayanan pendidikan.
"Pembangunan sektor pendidikan merupakan salah satu program prioritas yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Belu," kata Bupati Belu Agustinus Taolin dalam acara dialog mengenai capaian dan prestasi Kabupaten Belu tahun 2023 yang berlangsung di Kupang, Jumat (22/12).
Ia menyampaikan bahwa ada sekitar 25.000 siswa dari keluarga tidak mampu yang membutuhkan bantuan dari pemerintah di Kabupaten Belu, yang berbatasan dengan wilayah Republik Demokratik Timor Leste.
"Kami terus berupaya mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat dengan memberikan bantuan bagi para siswa tidak mampu sehingga minat belajar meningkat melalui bantuan dana beasiswa dan pakaian seragam, maka jumlah siswa yang putus sekolah menjadi lebih kecil," katanya.
Baca juga: Pemkab Belu salurkan bantuan 200 alat semprot padi ke petani
Baca juga: Pemkab Belu bangun irigasi dukung kedaulatan pangan desa
Pada tahun anggaran 2023, ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Belu mengalokasikan dana Rp3 miliar untuk pengadaan pakaian seragam sekolah serta pemberian beasiswa Rp1.200.000 per tahun per orang bagi siswa dari keluarga tidak mampu.
Menurut dia, program bantuan itu menyasar siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dari keluarga yang tidak mampu, termasuk siswa yang ditinggal orang tua merantau untuk mencari nafkah ke luar daerah.
Selain memberikan bantuan kepada pelajar dari keluarga tidak mampu, Pemerintah Kabupaten Belu berupaya memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan serta meningkatkan kompetensi guru guna meningkatkan mutu pelayanan pendidikan.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Kornelis Aloysius Ileama Kaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB
DPR nilai kasus siswa SD bunuh diri di NTT jadi momentum atasi kemiskinan struktural
04 February 2026 15:04 WIB
DPR menilai insiden siswa bunuh diri di NTT jadi alarm serius pemenuhan hak anak
04 February 2026 9:22 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
DJPb: Penyaluran Perlinsos di NTT mencapai Rp589,15 miliar per Februari 2026
26 March 2026 20:23 WIB