PVMBG ingatkan masyarakat waspada aktivitas gunung Lewotobi
Kamis, 11 Januari 2024 5:20 WIB
Gunung Lewotobi Laki-laki mengeluarkan material vulkanik yang teramati dari Desa Pululera di Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu (10/1/2024). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung api Lewotobi Laki-laki dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) pada Selasa (9/1/2024) pukul 23:00 WITA. ANTARA FOTO/Mega Tokan/sgd/nym.
Wulanggitang (ANTARA) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca kenaikan level dari Siaga menjadi Awas.
"Sejak dinaikkan tingkat aktivitas pada tanggal 9 Januari 2024 pukul 23.00 WITA, terlihat aktivitas erupsi semakin tinggi, suara gemuruh dan dentuman juga sangat tinggi, lalu mulai terlihat besarnya erupsi," kata Ketua Tim Tanggap Darurat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki PVMBG, Iing Kusnadi di Wulanggitang, Flores Timur, Rabu, (10/1/2024) malam.
Ia menjelaskan adanya aktivitas lava keluar secara intens pada rekahan sebelah utara-barat laut.
Selain itu terlihat luncuran batuan dari puncak erupsi menuju arah timur-timur laut dari Desa Nobo dan Nurabelen sejauh dua kilometer.
"Kelihatannya tidak ada pemukiman, tapi rumah kebun," ucapnya.
Sebagaimana rekomendasi yang dikeluarkan oleh PVMBG, menurut Iing ada rekahan utara-barat laut dengan kemungkinan luncuran larva ke arah tersebut.
Oleh karena itu, antisipasi yang dilakukan yakni menjauhi wilayah yang berada dalam radius sektoral lima kilometer itu.
Salah satu upaya yakni evakuasi masyarakat dari Desa Dulipali yang berpotensi menjadi daerah aliran lahar ke tempat yang lebih aman untuk menghindari ancaman atau risiko dari erupsi yang terus menerus terjadi.
"Kita harap masyarakat tidak mendekati sektoral lima kilometer itu," ujar dia.
Sejak kenaikan status aktivitas gunung menjadi level IV atau Awas, Gunung Lewotobi Laki-laki terus mengeluarkan bunyi dentuman dan gemuruh.
Iing mengatakan gemuruh menandakan gunung terjadi erupsi karena resonansi dari lubang dan dorongan magma ke atas.
Lebih lanjut ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan di puncak gunung.
Hujan yang terjadi, kata Iing membawa material yang sudah ada seperti material piroklastik yakni pasir, debu, dan abu vulkanik.
"Kalau volume air banyak dan membawa material hasil erupsi maka mengakibatkan lahar," kata dia menjelaskan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PVMBG ingatkan masyarakat waspada aktivitas gunung api Lewotobi
"Sejak dinaikkan tingkat aktivitas pada tanggal 9 Januari 2024 pukul 23.00 WITA, terlihat aktivitas erupsi semakin tinggi, suara gemuruh dan dentuman juga sangat tinggi, lalu mulai terlihat besarnya erupsi," kata Ketua Tim Tanggap Darurat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki PVMBG, Iing Kusnadi di Wulanggitang, Flores Timur, Rabu, (10/1/2024) malam.
Ia menjelaskan adanya aktivitas lava keluar secara intens pada rekahan sebelah utara-barat laut.
Selain itu terlihat luncuran batuan dari puncak erupsi menuju arah timur-timur laut dari Desa Nobo dan Nurabelen sejauh dua kilometer.
"Kelihatannya tidak ada pemukiman, tapi rumah kebun," ucapnya.
Sebagaimana rekomendasi yang dikeluarkan oleh PVMBG, menurut Iing ada rekahan utara-barat laut dengan kemungkinan luncuran larva ke arah tersebut.
Oleh karena itu, antisipasi yang dilakukan yakni menjauhi wilayah yang berada dalam radius sektoral lima kilometer itu.
Salah satu upaya yakni evakuasi masyarakat dari Desa Dulipali yang berpotensi menjadi daerah aliran lahar ke tempat yang lebih aman untuk menghindari ancaman atau risiko dari erupsi yang terus menerus terjadi.
"Kita harap masyarakat tidak mendekati sektoral lima kilometer itu," ujar dia.
Sejak kenaikan status aktivitas gunung menjadi level IV atau Awas, Gunung Lewotobi Laki-laki terus mengeluarkan bunyi dentuman dan gemuruh.
Iing mengatakan gemuruh menandakan gunung terjadi erupsi karena resonansi dari lubang dan dorongan magma ke atas.
Lebih lanjut ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan di puncak gunung.
Hujan yang terjadi, kata Iing membawa material yang sudah ada seperti material piroklastik yakni pasir, debu, dan abu vulkanik.
"Kalau volume air banyak dan membawa material hasil erupsi maka mengakibatkan lahar," kata dia menjelaskan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PVMBG ingatkan masyarakat waspada aktivitas gunung api Lewotobi
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Geologi: Status Gunung Lewotobi Laki-laki turun dari level Awas ke Siaga
26 October 2025 19:30 WIB
Bandara Frans Seda Maumere tutup sementara akibat terdampak erupsi Lewotobi
09 October 2025 22:12 WIB
Gunung Lewotobi Laki-laki lontarkan abu setinggi 2000 meter pada Selasa dinihari
07 October 2025 9:00 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Menko Pangan: Penerima MBG menjangkau 60 juta orang, SPPG capai 22.091 unit
29 January 2026 13:36 WIB
378 pendaftar lolos seleksi administrasi calon anggota KIP periode 2026--2030
27 January 2026 8:35 WIB