Dinas Pekerjaan Umum Lembata bersihkan material longsor
Sabtu, 6 April 2024 21:48 WIB
Pembersihan material longsor di segmen jalan Liwulagang, Kecamatan Nagawutung, Lembata, NTT, Jumat (5/4/2024). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Lewoleba (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan pembersihan material longsor yang menutupi beberapa ruas jalan akibat cuaca ekstrem di wilayah itu sejak Selasa (2/4).
"Ada beberapa titik lokasi longsoran, harus segera lakukan pembersihan karena menjelang hari raya Lebaran," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata Gerardus Korohama di Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata, Sabtu, (5/4/2024).
Beberapa titik longsor yang kini tengah dibersihkan berada di wilayah Kecamatan Wulandoni, seperti pertigaan Desa Ataili dan Liwulagang di Kecamatan Nagawutung.
Gerardus mengatakan penanganan darurat telah dilakukan sejak Rabu (3/4) oleh tim siaga bencana yang terdiri dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, hingga pihak kecamatan.
Untuk melakukan pembersihan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata juga menyiapkan satu alat berat dan empat dump truck. Selain itu ada pula dukungan dari pihak ketiga yang ikut membantu peralatan untuk pembersihan material.
Gerardus memastikan upaya bersama baik dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata dan segenap unsur pemangku kepentingan bencana lain untuk melakukan pembersihan material longsor dan membuka akses jalan yang sempat tertutup.
Meski mengalami keterbatasan, ia menjamin pembersihan material longsor dapat berjalan baik menjelang hari raya Lebaran ini.
"Pada intinya Dinas Pekerjaan Umum dan tim gabungan stand by apabila terjadi longsoran, kami siap kerja ekstra, Wulandoni pasti aman dan terlayani," kata dia.
Baca juga: Tim gabungan bersihkan longsor pada tiga titik di Mabar
Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan terjadinya cuaca ekstrem hingga 10 April 2024. Atas peringatan dini itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas di tengah cuaca ekstrem.
Baca juga: Polisi dan warga bersihkan material longsor di Manggarai Barat
Baca juga: BNPB kembangkan sistem peringatan tanah longsor
Curah hujan sedang hingga tinggi pun dapat menyebabkan kejadian bencana banjir dan tanah longsor.
"Ada beberapa titik lokasi longsoran, harus segera lakukan pembersihan karena menjelang hari raya Lebaran," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata Gerardus Korohama di Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata, Sabtu, (5/4/2024).
Beberapa titik longsor yang kini tengah dibersihkan berada di wilayah Kecamatan Wulandoni, seperti pertigaan Desa Ataili dan Liwulagang di Kecamatan Nagawutung.
Gerardus mengatakan penanganan darurat telah dilakukan sejak Rabu (3/4) oleh tim siaga bencana yang terdiri dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, hingga pihak kecamatan.
Untuk melakukan pembersihan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata juga menyiapkan satu alat berat dan empat dump truck. Selain itu ada pula dukungan dari pihak ketiga yang ikut membantu peralatan untuk pembersihan material.
Gerardus memastikan upaya bersama baik dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata dan segenap unsur pemangku kepentingan bencana lain untuk melakukan pembersihan material longsor dan membuka akses jalan yang sempat tertutup.
Meski mengalami keterbatasan, ia menjamin pembersihan material longsor dapat berjalan baik menjelang hari raya Lebaran ini.
"Pada intinya Dinas Pekerjaan Umum dan tim gabungan stand by apabila terjadi longsoran, kami siap kerja ekstra, Wulandoni pasti aman dan terlayani," kata dia.
Baca juga: Tim gabungan bersihkan longsor pada tiga titik di Mabar
Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan terjadinya cuaca ekstrem hingga 10 April 2024. Atas peringatan dini itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas di tengah cuaca ekstrem.
Baca juga: Polisi dan warga bersihkan material longsor di Manggarai Barat
Baca juga: BNPB kembangkan sistem peringatan tanah longsor
Curah hujan sedang hingga tinggi pun dapat menyebabkan kejadian bencana banjir dan tanah longsor.
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian PUPR bangun 5.999 km jalan nasional baru selama pemerintahan Presiden Jokowi
04 October 2024 15:27 WIB, 2024
PUPR : Bendungan Temef mampu sediakan air baku berkapasitas 131 liter/detik
02 October 2024 14:21 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Menko Pangan: Penerima MBG menjangkau 60 juta orang, SPPG capai 22.091 unit
29 January 2026 13:36 WIB
378 pendaftar lolos seleksi administrasi calon anggota KIP periode 2026--2030
27 January 2026 8:35 WIB