Ribuan surat suara di TTS rusak
Rabu, 13 Maret 2019 13:55 WIB
Ketua KPU NTT Thomas Dohu ketika menjawab pertanyaan wartawan di Kupang, Rabu (13/3). (AntaraNewsNTT/Kornelis Kaha)
Kupang (ANTARA) - Sebanyak 67.100 surat suara di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan rusak akibat tumpahan tinta.
"Ada kurang lebih 22 persen surat suara yang rusak dari total pemilih di TTS sebesar 305.000. Artinya bahwa ada sekitar 67.100 surat suara yang rusak," kata Ketua KPU NTT Thomas Dohu kepada wartawan di Kupang, Rabu (13/3).
Hal ini disampaikannya usai menjadi pembicara dalam kegiatan Sosialisasi Kerja Sama Pengembangan Pengawasan Partisipatif Dalam Rangka Persiapan Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum dan Iklan Media Massa dan Cetak Elektronik pada Pemilu 2019 yang digelar oleh Bawaslu NTT.
Ia menjelaskan bahwa ribuan surat suara yang rusak itu sudah dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat untuk segera diganti dengan angka kerusakan yang diterima dari KPU TTS.
Thomas menambahkan bahwa ribuan surat suara yang rusak itu akibat tinta yang tumpah dan mengenai nama dari para calon anggota legislatif.
"Surat suara yang rusak itu adalah surat suara calon anggota DPR RI," tutur dia.
Proses pergantian dan pengiriman surat suara itu kata dia akan dilakukan secepatnya sehingga pelaksanaan Pemilu di daerah itu dapat berjalan dengan lancar.
Thomas juga menambahkan bahwa pihaknya akan memastikan bahwa semua kekurangan di seluruh kabupaten Kota di NTT akan segera terpenuhi.
Sementara itu terkait dengan empat kontainer surat suara yang sempat tertahan di Pelabuhan Tenau karena padamnya listrik pada beberapa hari lalu kata dia sudah dikirimkan semua.
Empat kabupaten yang menerima surat suara itu adalah KPU kabupaten yakni Timor Tengah Utara, Belu, Alor, Sumba Tengah, dan Malaka.
Baca juga: KPU TTU Kekurangan 64 Kotak Suara
Baca juga: KPU sudah bentuk Timsel calon komisioner KPU Ende
"Ada kurang lebih 22 persen surat suara yang rusak dari total pemilih di TTS sebesar 305.000. Artinya bahwa ada sekitar 67.100 surat suara yang rusak," kata Ketua KPU NTT Thomas Dohu kepada wartawan di Kupang, Rabu (13/3).
Hal ini disampaikannya usai menjadi pembicara dalam kegiatan Sosialisasi Kerja Sama Pengembangan Pengawasan Partisipatif Dalam Rangka Persiapan Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum dan Iklan Media Massa dan Cetak Elektronik pada Pemilu 2019 yang digelar oleh Bawaslu NTT.
Ia menjelaskan bahwa ribuan surat suara yang rusak itu sudah dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat untuk segera diganti dengan angka kerusakan yang diterima dari KPU TTS.
Thomas menambahkan bahwa ribuan surat suara yang rusak itu akibat tinta yang tumpah dan mengenai nama dari para calon anggota legislatif.
"Surat suara yang rusak itu adalah surat suara calon anggota DPR RI," tutur dia.
Proses pergantian dan pengiriman surat suara itu kata dia akan dilakukan secepatnya sehingga pelaksanaan Pemilu di daerah itu dapat berjalan dengan lancar.
Thomas juga menambahkan bahwa pihaknya akan memastikan bahwa semua kekurangan di seluruh kabupaten Kota di NTT akan segera terpenuhi.
Sementara itu terkait dengan empat kontainer surat suara yang sempat tertahan di Pelabuhan Tenau karena padamnya listrik pada beberapa hari lalu kata dia sudah dikirimkan semua.
Empat kabupaten yang menerima surat suara itu adalah KPU kabupaten yakni Timor Tengah Utara, Belu, Alor, Sumba Tengah, dan Malaka.
Baca juga: KPU TTU Kekurangan 64 Kotak Suara
Baca juga: KPU sudah bentuk Timsel calon komisioner KPU Ende
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK: Dugaan korupsi di KPU dan gas air mata Polri belum naik ke penyelidikan
21 November 2025 12:07 WIB
Ketua Komisi II DPR mengingatkan kasus jet pribadi harus jadi pelajaran bagi KPU
29 October 2025 14:20 WIB
Komisi II DPR meminta KPU mengklarifikasi soal rahasiakan data diri capres
16 September 2025 13:08 WIB
Menelisik dokumen capres yang dikecualikan KPU dan peluang uji materi ke Mahkamah Agung
16 September 2025 12:13 WIB
KPU menetapkan 16 dokumen syarat capres-cawapres yang tidak bisa dibuka ke publik
15 September 2025 14:18 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto divonis 3,5 tahun penjara terbukti terlibat suap anggota KPU
25 July 2025 17:54 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Dirut Dana Syariah Indonesia Taufiq Aljufri sampaikan permintaan maaf usai jadi tersangka
09 February 2026 15:14 WIB
KPK menindaklanjuti laporan masyarakat soal dugaan korupsi Gubernur Jambi Al Haris
09 February 2026 15:10 WIB
Prabowo menyoroti prioritas keamanan hadapi geopolitik saat Rapim TNI-Polri
09 February 2026 15:09 WIB
Ketua MA: Hakim terjaring OTT KPK mencederai keluhuran harkat dan martabat
09 February 2026 13:53 WIB