Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang memperpanjang kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui penandatanganan nota kesepahaman guna memperkuat pelaksanaan tri darma perguruan tinggi serta mendorong reaktivasi Program Studi (Prodi) Kimia Industri.

Rektor Undana Jefri S Bale di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu, mengatakan salah satu fokus utama kerja sama ini mengaktifkan kembali Prodi Kimia Industri pada Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) di Nagekeo yang telah vakum sejak 2022.

“Undana siap mengerahkan dosen dari Prodi Kimia Fakultas Sains dan Teknik untuk mendukung operasional akademik di PSDKU PNUP Nagekeo agar dapat berjalan optimal,” katanya.

Ia optimistis program studi tersebut dapat kembali menerima mahasiswa baru pada pertengahan 2026, seiring kesiapan tenaga pengajar dan dukungan kelembagaan yang terus diperkuat.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan tindak lanjut nota kesepahaman melalui perjanjian kerja sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA) agar kolaborasi yang dibangun tidak berhenti pada tataran administratif.

Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyampaikan apresiasi atas komitmen Undana dalam mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi di daerah itu.

Menurut dia, kerja sama tersebut langkah strategis setelah melalui proses konsultasi dengan kementerian terkait guna memastikan akses pendidikan bagi masyarakat tetap terjaga.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang dan warisan paling berharga bagi generasi muda. Kerja sama ini menjadi jalan penting untuk menjamin masa depan intelektual anak-anak Nagekeo,” ujarnya.

Selain aspek pendidikan, nota kesepahaman ini juga mencakup penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Undana akan melibatkan dosen, guru besar, serta mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan di daerah.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nagekeo meningkat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.