Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) membuka jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai solusi pendidikan tinggi fleksibel bagi kalangan profesional, aparatur sipil negara (ASN), dan pekerja yang ingin melanjutkan studi tanpa meninggalkan pekerjaan.
Wakil Rektor Bidang Akademik Undana Prof. Annytha Ina Rohi Detha, di Kupang, Jumat mengatakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi telah memberikan izin pembukaan jalur RPL bagi 11 program studi di Undana.
“Langkah ini merupakan jawaban Undana terhadap kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara efektif dan fleksibel. Saat ini sudah ada 11 program studi yang siap menerima mahasiswa jalur RPL,” katanya.
Ia menjelaskan melalui skema RPL, lulusan program sarjana dapat menyelesaikan studi sekitar dua tahun, sedangkan program magister diproyeksikan dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu tahun, tergantung hasil rekognisi pengalaman peserta.
Menurut dia, Undana juga tengah mengusulkan tambahan tujuh program studi jalur RPL kepada kementerian, meliputi jenjang S1 dan S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, S1 dan S2 Peternakan, S1 dan S2 Ilmu Hukum, serta S1 Budidaya Perairan.
Program tersebut, lanjutnya, mendapat respons positif dari berbagai lembaga mitra, termasuk institusi kepolisian dan pemerintah daerah.
“Banyak personel kepolisian berpangkat Bharada hingga Briptu yang berminat melanjutkan pendidikan, khususnya di Program Studi Ilmu Hukum, tanpa mengganggu tugas kedinasan,” ujarnya.
Berbeda dengan jalur seleksi reguler seperti SNBP dan SNBT, jalur RPL memberikan pengakuan akademik atas kompetensi yang telah diperoleh melalui pengalaman kerja dan pelatihan profesional.
Selain menawarkan masa studi lebih singkat, program itu juga dinilai lebih hemat biaya dan fleksibel karena didukung sistem pembelajaran daring.
Program RPL Undana terbuka bagi ASN, pegawai swasta, lulusan diploma tiga yang ingin melanjutkan ke jenjang sarjana, mahasiswa pindahan, hingga pelaku usaha.
Calon peserta diwajibkan memiliki pengalaman kerja atau sertifikasi yang relevan dengan program studi yang dipilih.
Undana menyebut pembukaan jalur RPL merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat pengembangan sumber daya manusia unggul di Nusa Tenggara Timur.
Melalui program tersebut, pengalaman kerja, sertifikasi kompetensi, hingga pelatihan profesional dapat dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS) sehingga masa studi dapat ditempuh lebih singkat.