Oelamasi (ANTARA) - Para warga Desa Nunkurus di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengaku optimistis usaha tambak garam di desa setempat mampu meningkatkan perkonomian rumah tangga mereka.

"Kami yakin tambak garam ini akan semakin besar dan bisa meningkatkan ekonomi rumah tangga kami karena sudah dilihat langsung Bapak Presiden Jokowi hari ini (Rabu, 21/8/2019)," kata seorang warga Yohanes (45)  di lokasi usaha tambah garam Desa Nunkurus, di sela-sela kunjungan Presiden Joko Widodo ke lokasi tambak garam tersebut.

Ia mengaku senang usaha tambak garam di Desa Nunkurus, sekitar 49 kilometer timur Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT, yang dikerjakan PT Timor Livestock itu dikunjungi orang nomor satu di Indonesia.

Menurut Yohanes, kunjungan ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dan daerah untuk mengembangkan usaha tambak garam di berbagai daerah di NTT, khususnya di Desa Nunkurus.

"Jadi selanjutnya pasti terus dikembangkan sehingga semakin banyak warga yang bisa bekerja dan mendapat penghasilan dari tambak garam ini," kata ayah dua anak itu.

Ia mengatakan saat ini sudah lebih dari 600 warga desa yang bekerja di tambak garam dan akan terus memperluas usaha tersebut untuk memanfaatkan lahan potensial yang ada.

'Saat ini baru digarap 11 hektare, sedang luas areal potensial seluruhnya mencapai sekitar 600 hektare," katanya sambil mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah melakukan panen perdana garam di Desa Nunkurus.

Seorang warga lainnya Desa Nunkurus, Fredy (36) mengatakan kehadiran usaha tambak garam tersebut menjadi berkah bagi masyarakat Desa Nunkurus.

"Sekarang sudah ada penghasilan yang pasti bagi kami yang bekerja di sini, sehingga bisa untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dalam keluarga," katanya.

Baca juga: Presiden tinjau tambak garam di Desa Nunkurus
Baca juga: Kata Presiden Jokowi, garam Nunkurus bisa menjadi garam Industri

Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2024