Wali Kota Kupang bagi nasi bungkus untuk para pengemudi ojol
Selasa, 12 Mei 2020 14:23 WIB
Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menyerahan bantuan makan siang kepada pengemudi ojek online di Kota Kupang, Selasa (12/5/2020). (Antara/ Benny Jahang)
Kupang (ANTARA) - Wali Kota Kupang,, Jefri Riwu Kore membagi nasi bungkus untuk para pengemudi ojek online (ojol) serta warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian karena ikut terdampak COVID-19.
Pembagian nasi bungkus dilakukan pemerintah Kota Kupang dengan mengandeng kelompok pemuda GMIT Gereja Anugerah Kota Kupang, Selasa (12/5/2020).
Para pemuda GMIT Anugerah Kota Kupang setiap hari menyiapkan seratus lebih nasi bungkus untuk pengemudi ojek online serta warga yang membutuhkan makan siang.
Baca juga: Pemkot Kupang perketat protokol kesehatan cegah transmisi lokal COVID-19
Baca juga: Anggota Polisi di Kupang bantu seorang mahasiswa agar bisa kuliah daring
Jefri mengapresiasi terhadap para pemuda GMIT Gereja Anugerah Kota Kupang yang ikut berperan dalam penanggulangan COVID-19 dengan membantu menyiapkan makan siang bagi pengemudi ojek online yang ikut terdampak pandemi COVID-19.
"Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat luas terhadap perekonomian masyarakat sehingga dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak seperti yang dilakukan para pemuda gereja ini untuk ikut membantu warga yang terdampak COVID-19," kata Jefri didampingi PLT Sekda Kota Kupang, Elvianus Wairata dan juru bicara COVID-19 Kota Kupang, Ernest Ludji.
Ia mengatakan, pemerintah terus mendorong warga Kota Kupang untuk secara serius mentaati protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran COVID-19.
Apalagi menurut dia, Kota Kupang sudah memiliki kasus transmisi lokal COVID-19 yang perlu diantisipasi secara serius sehingga jumlah penderita tidak bertambah.
"Apabila transmisi lokal ini terus bertambah maka kita kewalahan dalam penangani kasus COVID-19 karena berbagai keterbatasan yang dimiliki daerah ini,"tegasnya. Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menyerahan bantuan masker untuk kelompok pemuda GMIT Gereja Anugerah dalam mencegahan penyebaran COVID-19 di Kota Kupang, Selasa (12/5/2020). (Antara/ Benny Jahang)
Wali Kota Kupang meminta warga setempat tidak mengangap remeh terhadap adanya kasus transmisi lokal COVID-19 yang menyebabkan salah seorang pedagang di daerah itu terkonfirmasi positif COVID-19.
Baca juga: Kota Kupang bagikan ribuan makanan berbuka puasa ke masjid
"Kasus transmisi lokal positif COVID-19 sangat berbahaya karena penyebarannya cepat sehingga warga harus benar-benar mengikuti berbagai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah," kata Jefri.
Pembagian nasi bungkus dilakukan pemerintah Kota Kupang dengan mengandeng kelompok pemuda GMIT Gereja Anugerah Kota Kupang, Selasa (12/5/2020).
Para pemuda GMIT Anugerah Kota Kupang setiap hari menyiapkan seratus lebih nasi bungkus untuk pengemudi ojek online serta warga yang membutuhkan makan siang.
Baca juga: Pemkot Kupang perketat protokol kesehatan cegah transmisi lokal COVID-19
Baca juga: Anggota Polisi di Kupang bantu seorang mahasiswa agar bisa kuliah daring
Jefri mengapresiasi terhadap para pemuda GMIT Gereja Anugerah Kota Kupang yang ikut berperan dalam penanggulangan COVID-19 dengan membantu menyiapkan makan siang bagi pengemudi ojek online yang ikut terdampak pandemi COVID-19.
"Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat luas terhadap perekonomian masyarakat sehingga dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak seperti yang dilakukan para pemuda gereja ini untuk ikut membantu warga yang terdampak COVID-19," kata Jefri didampingi PLT Sekda Kota Kupang, Elvianus Wairata dan juru bicara COVID-19 Kota Kupang, Ernest Ludji.
Ia mengatakan, pemerintah terus mendorong warga Kota Kupang untuk secara serius mentaati protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran COVID-19.
Apalagi menurut dia, Kota Kupang sudah memiliki kasus transmisi lokal COVID-19 yang perlu diantisipasi secara serius sehingga jumlah penderita tidak bertambah.
"Apabila transmisi lokal ini terus bertambah maka kita kewalahan dalam penangani kasus COVID-19 karena berbagai keterbatasan yang dimiliki daerah ini,"tegasnya. Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menyerahan bantuan masker untuk kelompok pemuda GMIT Gereja Anugerah dalam mencegahan penyebaran COVID-19 di Kota Kupang, Selasa (12/5/2020). (Antara/ Benny Jahang)
Wali Kota Kupang meminta warga setempat tidak mengangap remeh terhadap adanya kasus transmisi lokal COVID-19 yang menyebabkan salah seorang pedagang di daerah itu terkonfirmasi positif COVID-19.
Baca juga: Kota Kupang bagikan ribuan makanan berbuka puasa ke masjid
"Kasus transmisi lokal positif COVID-19 sangat berbahaya karena penyebarannya cepat sehingga warga harus benar-benar mengikuti berbagai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah," kata Jefri.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di perairan NTT pada 16-19 Maret 2026
16 March 2026 10:15 WIB
BMKG: Waspadai gelombang tinggi 2,5 meter di laut NTT hingga 19 Februari 2026
17 February 2026 10:28 WIB
BMKG: Sejumlah wilayah di NTT berpotensi hujan lebat pada 18-19 November 2025
18 November 2025 12:00 WIB
Komnas HAM: Vonis 19 tahun penjara bagi eks Kapolres Ngada bentuk kehadiran negara
23 October 2025 11:23 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
DJPb: Penyaluran Perlinsos di NTT mencapai Rp589,15 miliar per Februari 2026
26 March 2026 20:23 WIB