KBRI Dili minta jam operasinonal PLBN di Pulau Timor diperpanjang
Kamis, 11 Juni 2020 19:37 WIB
Duta Besar RI di Dili, Sahat Sitorus. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
Kupang (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili meminta agar ke depan jam operasional Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berbatasan dengan negara Timor Leste agar bisa diperpanjang dari sebelumnya.
"Sampai sekarang jam operasional di PLBN Motaain, Wini, itu antara jam 09.00 sampai jam 16.00 mohon ke depan pada hari-hari tertentu itu bisa diperpanjang," kata Duta Besar RI Dili, Sahat Sitorus, dalam keterangan tertulis yang diterima di Kupang, Kamis (11/6).
Ia mengatakan, jam operasional PLBN perlu diperpanjang agar wisatawan dari Timor Leste maupun mancanegara yang masuk melalui negara tetangga itu bisa lebih leluasa berwisata ke NTT.
Baca juga: KBRI Dili dorong Pemerintah NTT perbanyak destinasi wisata di Pulau Timor
"Jam operasional yang sebelumnya ini kalau untuk turis (ketika hendak melintasi PLBN) harus kejar-kejaran. Kami sendiri juga kadang harus ngebut," ucapnya.
Untuk itu, Sahat Sitorus juga telah meminta dukungan dari Pemerintah NTT melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, maupun pihak Asosiasi biro perjalanan wisata (Asita) untuk sama-sama mendukung supaya jam operasional PLBN diperpanjang dalam diskusi virtual yang digelar DPP ASITA pada Rabu (10/6).
Ia mengatakan, pihaknya juga telah meminta dukungan kementerian terkait di tingkat pusat termasuk deputi yang menangani terkait PLBN agar memperpanjang jam operasional.
"Jam operasional PLBN ini perlu diperpanjang terutama kalau setiap Sabtu, Minggu, itu 24 jam supaya turisnya semakin lancar ke NTT," tuturnya.
Ia menambahkan, untuk saat ini dalam kondisi pandemik COVID-19, jam operasional PLBN juga hanya dibuka tiga jam setiap hari Rabu.
Untuk itu, ia berharap ke depan ketika kondisi pandemik COVID-19 berangsur membaik maka jam operasional PLBN di Pulau Timor bisa diperpanjang karena faktor ini juga menentukan arus kunjungan wisatawan ke NTT.
Sahat Sitorus menambahkan, pihaknya juga akan terus mendorong agar sebanyak mungkin arus kunjungan wisatawan asing dari Timor Leste maupun mancanegara yang masuk melalui negara tersebut untuk berkunjung ke NTT.
Baca juga: KBRI Dili dorong NTT operasikan kapal cepat Kupang-Dili
"Sampai sekarang jam operasional di PLBN Motaain, Wini, itu antara jam 09.00 sampai jam 16.00 mohon ke depan pada hari-hari tertentu itu bisa diperpanjang," kata Duta Besar RI Dili, Sahat Sitorus, dalam keterangan tertulis yang diterima di Kupang, Kamis (11/6).
Ia mengatakan, jam operasional PLBN perlu diperpanjang agar wisatawan dari Timor Leste maupun mancanegara yang masuk melalui negara tetangga itu bisa lebih leluasa berwisata ke NTT.
Baca juga: KBRI Dili dorong Pemerintah NTT perbanyak destinasi wisata di Pulau Timor
"Jam operasional yang sebelumnya ini kalau untuk turis (ketika hendak melintasi PLBN) harus kejar-kejaran. Kami sendiri juga kadang harus ngebut," ucapnya.
Untuk itu, Sahat Sitorus juga telah meminta dukungan dari Pemerintah NTT melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, maupun pihak Asosiasi biro perjalanan wisata (Asita) untuk sama-sama mendukung supaya jam operasional PLBN diperpanjang dalam diskusi virtual yang digelar DPP ASITA pada Rabu (10/6).
Ia mengatakan, pihaknya juga telah meminta dukungan kementerian terkait di tingkat pusat termasuk deputi yang menangani terkait PLBN agar memperpanjang jam operasional.
"Jam operasional PLBN ini perlu diperpanjang terutama kalau setiap Sabtu, Minggu, itu 24 jam supaya turisnya semakin lancar ke NTT," tuturnya.
Ia menambahkan, untuk saat ini dalam kondisi pandemik COVID-19, jam operasional PLBN juga hanya dibuka tiga jam setiap hari Rabu.
Untuk itu, ia berharap ke depan ketika kondisi pandemik COVID-19 berangsur membaik maka jam operasional PLBN di Pulau Timor bisa diperpanjang karena faktor ini juga menentukan arus kunjungan wisatawan ke NTT.
Sahat Sitorus menambahkan, pihaknya juga akan terus mendorong agar sebanyak mungkin arus kunjungan wisatawan asing dari Timor Leste maupun mancanegara yang masuk melalui negara tersebut untuk berkunjung ke NTT.
Baca juga: KBRI Dili dorong NTT operasikan kapal cepat Kupang-Dili
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Atase Polri KBRI Dili berikan seminar kepada kapolres Se-Timor Leste
28 January 2025 17:15 WIB, 2025
Serena targetkan kembali datangkan kapal roro mewah rute Kupang-Dili
07 October 2024 19:05 WIB, 2024
Bea Cukai kerahkan 51 petugas dalam rangka kunjungan Paus Fransiskus ke Dili
11 September 2024 9:57 WIB, 2024
Imigrasi Atambua jemput bola layanan paspor jelang kedatangan Paus ke Dili
05 August 2024 14:55 WIB, 2024
Gubernur NTT harapkan AirAsia buka kembali rute penerbangan Kupang-Dili-Darwin
29 November 2023 20:45 WIB, 2023
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Polisi membenarkan ada dua laporan terhadap Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin
29 January 2026 10:42 WIB