Sikka siapkan peralatan untuk pemeriksaan COVID-19
Selasa, 30 Juni 2020 13:47 WIB
Arsip Foto.Petugas mengambil sampel darah warga dalam pemeriksaan cepat COVID-19 di Kota Kupang, NTT,Kamis (25/06/2020). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.
Kupang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sikka, sedang menyiapkan peralatan pemeriksaan COVID-19 di RSUD TC Hillers.
"Saat ini kita sedang mempersiapkan segara peralatannya, agar kelak RSUD TC Hiller Maumere bisa lakukan uji usap sendiri," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sikka Petrus Herlemus saat dihubungi dari Kupang, Selasa, (30/6).
Baca juga: Pemb Sikka terapkan tracing kontak intensif cegah penyebaran COVID-19
Ia mengatakan, pekan depan peralatan untuk pemeriksaan COVID-19 diperkirakan sudah siap digunakan untuk meneliti sampel usap hidung dan tenggorokan pasien dari Sikka, Lembata, dan Flores daratan bagian timur.
"Selama ini kami masih mengirimkan sampel swab (usap) ke Kupang, ini juga membutuhkan waktu yang lama... Jika alatnya sudah beroperasi maka Sikka tidak perlu lagi mengirim sampel swab untuk dilakukan pemeriksaan," katanya.
Pemerintah daerah, menurut dia, sudah menyiapkan 20 tenaga kesehatan yang sudah mengikuti pelatihan pemeriksaan COVID-19 untuk mengoperasi peralatan pemeriksaan.
Baca juga: Sikka perketat penjagaan perbatasan antarkabupaten
"Saat ini mereka sudah siap. Jadi pekan depan jika alatnya sudah siap maka mereka akan langsung bekerja," tutur dia.
Ia menambahkan, dengan alat tersebut hasil pemeriksaan guna mendeteksi penularan virus corona penyebab COVID-19 bisa diketahui dalam waktu sekitar satu jam.
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur juga sedang mempersiapkan peralatan untuk pemeriksaan COVID-19.
"Sampai hari ini kami masih menunggu alat PCR untuk uji swab khusus untuk wilayah Pulau Sumba," kata Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora.
Baca juga: Pemkab Sikka siapkan RS Elisabeth Lela untuk tes swab
"Saya berharap Kementerian Kesehatan dapat mengalokasikan alat PCR itu untuk kami di Sumba Timur karena kami menunggu sampai sekarang," katanya.
"Saat ini kita sedang mempersiapkan segara peralatannya, agar kelak RSUD TC Hiller Maumere bisa lakukan uji usap sendiri," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sikka Petrus Herlemus saat dihubungi dari Kupang, Selasa, (30/6).
Baca juga: Pemb Sikka terapkan tracing kontak intensif cegah penyebaran COVID-19
Ia mengatakan, pekan depan peralatan untuk pemeriksaan COVID-19 diperkirakan sudah siap digunakan untuk meneliti sampel usap hidung dan tenggorokan pasien dari Sikka, Lembata, dan Flores daratan bagian timur.
"Selama ini kami masih mengirimkan sampel swab (usap) ke Kupang, ini juga membutuhkan waktu yang lama... Jika alatnya sudah beroperasi maka Sikka tidak perlu lagi mengirim sampel swab untuk dilakukan pemeriksaan," katanya.
Pemerintah daerah, menurut dia, sudah menyiapkan 20 tenaga kesehatan yang sudah mengikuti pelatihan pemeriksaan COVID-19 untuk mengoperasi peralatan pemeriksaan.
Baca juga: Sikka perketat penjagaan perbatasan antarkabupaten
"Saat ini mereka sudah siap. Jadi pekan depan jika alatnya sudah siap maka mereka akan langsung bekerja," tutur dia.
Ia menambahkan, dengan alat tersebut hasil pemeriksaan guna mendeteksi penularan virus corona penyebab COVID-19 bisa diketahui dalam waktu sekitar satu jam.
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur juga sedang mempersiapkan peralatan untuk pemeriksaan COVID-19.
"Sampai hari ini kami masih menunggu alat PCR untuk uji swab khusus untuk wilayah Pulau Sumba," kata Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora.
Baca juga: Pemkab Sikka siapkan RS Elisabeth Lela untuk tes swab
"Saya berharap Kementerian Kesehatan dapat mengalokasikan alat PCR itu untuk kami di Sumba Timur karena kami menunggu sampai sekarang," katanya.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penyidik polisi : Pelaku bom ikan di Sikka terancam hukuman lima tahun penjara
20 January 2026 14:01 WIB
Bandara Frans Seda Maumere tutup sementara akibat terdampak erupsi Lewotobi
09 October 2025 22:12 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Festival Lamaholot lolos KEN 2026 dan diyakini dongkrak pariwisata Lembata
27 January 2026 20:45 WIB