BKSDA kumpulkan 1,3 ton sampah plastik di TWA Camplong
Selasa, 11 Agustus 2020 8:17 WIB
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTT, Timbul Batubara (kanan) menyerahkan peralatan kerja kepada salah seorang anggota pramuka untuk membersihkan sampah dalam kawasan wisata alam Camplong, Kabupaten Kupang dalam rangka hari konservasi alam nasional (HKAN) 2020, Senin (10/8/2020). (Antara/ Benny Jahang)
Kupang (ANTARA) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Timur berhasil mengumpulkan 1,3 ton sampah plastik dalam aksi serentak bersih sampah dalam kawasan Taman Wisata Camplong, Kabupaten Kupang, Senin, (10/8).
Kegiatan yang diikuti 250 orang terdiri dari pegawai BKSDA NTT, Pramuka, unsur Pemerintah Kabupaten Kupang serta kalangan media masa, masyarakat mitra polhut merupakan bagian dari semarak kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2020.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTT, Timbul Batubara mengatakan, semarak HKAN tahun 2020 juga berlangsung secara serentak di seluruh NTT melalui kegiatan aksi bersih sampah dan pembagian bibit tanaman serta pembagian masker dalam mencegah penularan COVID-19.
"Kegiatan bersih sampah dalam kawasan taman wisata alam selain dilakukan di TWA Camplong juga dilakukan di 21 resort tawan wisata alam di seluruh NTT," kata Timbul Batubara. Sejumlah anggota pramuka sedang membersihkan sampah plastik dalam kawasan wisata alam Camplong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur dalam rangka hari konservasi alam nasional (HKAN) 2020, Senin (10/8/2020). (Antara/ Benny Jahang)
Ia mengatakan, kegiatan bersih sampah dalam kawasan wisata alam merupakan bentuk edukasi terhadap warga tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem alam.
Pada kegiatan bersih sampah yang berlangsung di TWA Camplong, Kabupaten Kupang berhasil mengangkut 1,3 ton sampah plastik dalam kawasan wisata itu.
Timbul Batubara mengatakan, penetapan TWA Camplong sebagai lokasi pusat kegiatan hari konservasi alam nasional (HKAN) 2020 tingkat provinsi NTT sebagai kampanye konservasi dan edukasi kepada masyarakat terkait perlindungan kelestarian alam.
"Kegiatan ini merupakan bentuk edukasi terhadap masyarakat sekitar kawasan serta pengunjung agar menyadari bahwa kawasan wisata alam harus identik dengan keindahan, kebersihan lingkungan dan kenyamanan," kata Timbul Batubara.
Kegiatan yang diikuti 250 orang terdiri dari pegawai BKSDA NTT, Pramuka, unsur Pemerintah Kabupaten Kupang serta kalangan media masa, masyarakat mitra polhut merupakan bagian dari semarak kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2020.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTT, Timbul Batubara mengatakan, semarak HKAN tahun 2020 juga berlangsung secara serentak di seluruh NTT melalui kegiatan aksi bersih sampah dan pembagian bibit tanaman serta pembagian masker dalam mencegah penularan COVID-19.
"Kegiatan bersih sampah dalam kawasan taman wisata alam selain dilakukan di TWA Camplong juga dilakukan di 21 resort tawan wisata alam di seluruh NTT," kata Timbul Batubara. Sejumlah anggota pramuka sedang membersihkan sampah plastik dalam kawasan wisata alam Camplong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur dalam rangka hari konservasi alam nasional (HKAN) 2020, Senin (10/8/2020). (Antara/ Benny Jahang)
Ia mengatakan, kegiatan bersih sampah dalam kawasan wisata alam merupakan bentuk edukasi terhadap warga tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem alam.
Pada kegiatan bersih sampah yang berlangsung di TWA Camplong, Kabupaten Kupang berhasil mengangkut 1,3 ton sampah plastik dalam kawasan wisata itu.
Timbul Batubara mengatakan, penetapan TWA Camplong sebagai lokasi pusat kegiatan hari konservasi alam nasional (HKAN) 2020 tingkat provinsi NTT sebagai kampanye konservasi dan edukasi kepada masyarakat terkait perlindungan kelestarian alam.
"Kegiatan ini merupakan bentuk edukasi terhadap masyarakat sekitar kawasan serta pengunjung agar menyadari bahwa kawasan wisata alam harus identik dengan keindahan, kebersihan lingkungan dan kenyamanan," kata Timbul Batubara.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB