Pemkot Kupang pasang 1.900 unit lampu penerangan jalan umum
Jumat, 14 Agustus 2020 13:24 WIB
Wali Kota Kupang Jefriu Riwu Kore. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang memasang sebanyak 1.900 unit lampu penerangan jalan umum (LPJU) untuk menunjang aktivitas warga di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu pada malam hari.
"Saat ini kami lagi dalam proses pemasangan sekitar 1.900 titik LPJU baru, sedang dilakukan di lapangan," kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore di Kupang, Jumat, (14/8).
Ia menjelaskan, ada dua jenis LPJU yang dipasang saat ini yakni dengan ukuran setinggi 7 meter untuk jalan yang bukan protokol dan 9 meter untuk jalan protokol.
"Yang berukuran 9 meter juga bentuknya tidak seperti sekarang, tapi seperti setengah lingkaran," katanya.
"LPJU ini juga kami pasang di sepanjang Jalan Adisucipto sehingga orang-orang yang masuk Kota Kupang melalui Bandara El Tari bisa merasa aman," katanya.
Jefri mengatakan, khusus LPJU di jalan El Tari yang di terdapat kompleks perkantoran seperti Kantor Gubernur NTT, BI NTT, dan lainnya juga ditambahkan lampu hias. Salah satu titik lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang dipasang pemerintah di Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
Sedang untuk LPJU berukuran 7 meter dipasang di jalan-jalan yang bukan protokol seperti di wilayah Alak, Nainoni, Naimata, Penafui, dan lainnya.
Jefri mengatakan, LPJU merupakan salah satu infrstruktur penti yang menjadi fokus untuk dibenahi pemerintahannya.
Baca juga: Kota Kupang layani pencetakan KTP-El 24 jam sambut HUT RI
Baca juga: Pemkot Kupang sosialisasikan penerapan e-kinerja
Baca juga: Pemkot Kupang apresiasi warga siapkan lahan sumur bor air bersih
Selain untuk meminimalisir kriminalitas, lanjut dia, pemasangan LPJU juga untuk mempercantik wajah Kota Kupang pada malam hari.
"Kami ingin agar Kota Kupang ini menjadi sebuah kota yang aman dan nyaman untuk dihuni," katanya.
"Saat ini kami lagi dalam proses pemasangan sekitar 1.900 titik LPJU baru, sedang dilakukan di lapangan," kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore di Kupang, Jumat, (14/8).
Ia menjelaskan, ada dua jenis LPJU yang dipasang saat ini yakni dengan ukuran setinggi 7 meter untuk jalan yang bukan protokol dan 9 meter untuk jalan protokol.
"Yang berukuran 9 meter juga bentuknya tidak seperti sekarang, tapi seperti setengah lingkaran," katanya.
"LPJU ini juga kami pasang di sepanjang Jalan Adisucipto sehingga orang-orang yang masuk Kota Kupang melalui Bandara El Tari bisa merasa aman," katanya.
Jefri mengatakan, khusus LPJU di jalan El Tari yang di terdapat kompleks perkantoran seperti Kantor Gubernur NTT, BI NTT, dan lainnya juga ditambahkan lampu hias. Salah satu titik lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang dipasang pemerintah di Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
Sedang untuk LPJU berukuran 7 meter dipasang di jalan-jalan yang bukan protokol seperti di wilayah Alak, Nainoni, Naimata, Penafui, dan lainnya.
Jefri mengatakan, LPJU merupakan salah satu infrstruktur penti yang menjadi fokus untuk dibenahi pemerintahannya.
Baca juga: Kota Kupang layani pencetakan KTP-El 24 jam sambut HUT RI
Baca juga: Pemkot Kupang sosialisasikan penerapan e-kinerja
Baca juga: Pemkot Kupang apresiasi warga siapkan lahan sumur bor air bersih
Selain untuk meminimalisir kriminalitas, lanjut dia, pemasangan LPJU juga untuk mempercantik wajah Kota Kupang pada malam hari.
"Kami ingin agar Kota Kupang ini menjadi sebuah kota yang aman dan nyaman untuk dihuni," katanya.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sidang kode etik Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik akan digelar Kamis depan
16 February 2026 7:42 WIB
BMKG: Waspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah kota di Indonesia
14 February 2026 8:33 WIB
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB